Upaya Adu Domba Kaum Kuffar : Ikhwanul Muslimin Sebagai Agen Yahudi ingin menghancurkan Salafy

La Adri At Tilmidz

Telah sampai kepada kami sebuah berita mengejutkan, dari sebuah sumber berita yang sudah cukup dikenal. Berita ini adalah sebuah kabar tentang makar jahat orang-orang kafir yang ingin menghancurkan Islam. Maka bagi orang yang telah tertutup hatinya dan penuh dengan penyakit dengki, hasad, dan su’udzon, akan menyambut baik berita ini dan ceria di wajahnya, namun tidak demikian bagi seorang Muslim yang mendambakan persatuan kaum Muslimin.

Berita ini mengabarkan bahwa CIA, agen inteligen AS berusaha menghancurkan Islam, terutama yang mereka sebut fundamental, semisal Wahabi, dengan cara menggandeng kaum muslimin yang moderat, dan yang mengikuti sistem mereka seperti Ikhwanul Muslim yang cinta demokrasi. Bahkan mereka berkata telah melakukan beberapa pertemuan dengan Ikhwanul Muslim.

Coba perhatikan baik-baik saudaraku, seolah-olah IM sebagai agen yahudi ingin menhancurkan Wahabi (baca :Salafy)

Saudaraku, aku ingin engkau berhati jernih untuk tidak mudah percaya dengan kabar ini, cek dulu kebenarannya karena beberapa hal :

1. Berita ini datang dari orang kafir, tentang konspirasi mereka dengan sebuah kaum dari kaum Muslimin. Tidak selayaknya kita lebih percaya dengan orang kafir yang jelas kabar ini memberitakan bahwa mereka, orang kafir ini ingin menghancurkan Islam. padahal Allah Ta’ala berfirman

أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.: (Al Hujurat : 6)

2. Keistimewaan dakwah Salafiyah adalah adil, dan ini adalah bagian dari hikmah dakwah Salafiyah, dakwah ahlus sunnah wal jamaah untuk bersikap adil terhadap seluruh kaum muslimin. Memang kita tahu bahwa IM telah ditahdzir oleh para ulama, demikian juga tokoh-tokohnya. Dan juga IM yang bersatu dengan hizbiy lainnya telah mengadakan tabligh dan bedah buku untuk mencela, memfitnah, dan menggunjing Salafy. Cukuplah karena itu tahdzir kita kepada IM, cukuplah karena ia keluar dari metode dakwah nabi dan cukuplah kita tahu bahwa IM tidak mau diberi nasihat dan banyak berbuat bid’ah dan tasyabbuh. Itulah kesalahan mereka dan dosa mereka kepada umat. Jika kita tambah lagi dosa mereka dengan adanya kabar ini, ini ndak bener dan jelas bukanlah sifat ahlus sunnah namanya yang dengan mudahnya menerima kabar dan tidak hikmah namanya. Allah Ta’ala berfirman :

أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ وَلا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلا تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al Maidah : 8 )

Demikianlah, maka jika kita percaya begitu saja kabar ini, inilah tandanya bahwa strategi AS untuk memecah belah kaum muslimin telah berhasil. Yaitu strategi adu domba, serang sana serang sini, hantam sana hantam sini tanpa alasan yang kuat dan tidak ilmiah. Tolong diingat bahwa tahdzir ulama terhadap sebuah firqoh adalah didasarkan karena inginnya mereka kembali kepada manhaj yang benar, rasa kasih sayang. Bukan main serang-serangan dan bersilat lidah saingan bikin daurah saingan bikin tabligh, bukan !! Artinya jika mereka ndak terima ya sudah… hidayah dari Allah dan bukannya kita memaksakan diri lantas ketika ada kabar yang seperti ini berkata, "naaahh… ini dia senjata ampuh menyerang IM"

Ahlus sunnah adalah adil dan hikmah, jadilah engkau, wahai Salafiyyin, seperti dalam syair :

شِرَاءُ النُّفُوسِ بِالإِحْسَانِ خَيْرٌ مِنْ بَيْعِهَا بِالعُدوَانِ

Membeli jiwa dengan berbuat kebajikan itu lebih baik daripada menjualnya dengan permusuhan

Yakfi.. Inilah kabar itu dan inilah berita yang harus kita cek dulu kebenarannya dan jangan mudah dipercaya. Kalau mau beri komentar silahkan beri komentar di bagian paling bawah halaman ini.

 


Mengungkap Strategi ‘Perang’ AS terhadap Dunia Islam

eramuslim – Publikasi: 21/04/2005 10:39 WIB

eramuslim – AS menghabiskan puluhan juta dollar untuk menjalankan strategi negaranya dalam menghadapi agama Islam dan umat Islam di dunia. Dana sebesar itu digunakan untuk membiayai pasukan militer yang melakukan operasi psikologis dan operasi rahasia CIA memberikan dana bagi media dan tim ‘think tank’ mereka.

Majalah US News and World Report yang terbit tanggal 15 April kemarin, mengupas tuntas tentang kebijakan AS yang menurut majalah itu tidak hanya mempengaruhi komunitas Muslim dunia, tapi juga agama Islam itu sendiri.

Dalam laporannya yang berjudul ‘Hearts, Minds and Dollars’, majalah itu menulis bahwa AS sedang menerapkan strategi perang dingin dengan dunia Islam. AS menyadari kegagalannya untuk merebut hati umat Islam, untuk itu sekarang ini pemerintah AS sedang mengarahkan perhatiannya pada kelompok-kelompok ketiga di dunia Islam yang sepakat dengan nilai-nilai seperti masalah demokrasi, hak asasi terhadap kaum perempuan dan toleransi.

AS melakukannya dengan terselubung, ujar Baran, Analis masalah-masalah terorisme yang banyak memberikan masukkan terhadap strategi yang diterapkan AS, Zeyno Baran mengatakan, "Anda memberikan uang dan bantuan untuk menciptakan ruang politik bagi kelompok Muslim moderat, membantu mereka menerbitkan, menyiarkan dan menerjemahkan kerja-kerja mereka."

Walaupun sejumlah pejabat AS mengatakan bahwa AS tidak ingin tenggelam dalam perang teologi, tulis majalah tersebut, AS menyimpulkan tidak bisa berlama-lama duduk di garis pinggir sementara kelompok radikal dan moderat, dengan jutaan pengikutnya, saling baku hantam demi masa depan agama mereka.

Yang masih menjadi persoalan, AS sendiri kelihatannya masih bingung untuk mengindentifikasi siapakah kelompok moderat dan tokoh-tokoh moderat tersebut, apakah mereka orang-orang yang berhaluan liberal atau konservatif. Namun dalam strateginya, AS menyebut nama sejumlah sekolah Islam dan aliran seperti aliran Wahabi di Arab Saudi, yang ingin mereka hilangkan.

AS menyatakan bahwa sejak tahun 1975, orang-orang Arab Saudi diperkirakan menghabiskan dana sebesar 75 milyar dollar untuk menyebarluaskan ajaran dari kelompok fundamentalis Wahabi ke seluruh dunia. Dana itu mereka gunakan untuk membangun mesjid, sekolah dan slamic Center di luar negeri. 

Di sisi lain, AS merekomendasikan untuk menggalang kerjasama dengan kelompok-kelompok Islam yang menentang kekerasan dan tidak sepaham dengan Al-Qaeda, misalnya Ikhwanul Muslimin. Milt Bearden, yang sudah 30 tahun berkarir di CIA dan punya pengalaman panjang dengan komunitas Islam pada majalah tersebut menyatakan, "Saya bisa jamin, jika anda melakukan kontak dengan pihak-pihak di dunia Islam yang selama ini dianggap tidak mungkin dilakukan, anda akan lihat bagaimana mereka menerima anda dengan baik."

"Ikhawanul Muslimin kemungkinan besar merupakan bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah," kata Bearden. Lebih lanjut, majalah AS itu mengungkapkan para intelejen AS sudah melakukan pertemuan bukan hanya dengan anggota Ikhwanul Muslimin tapi juga para pemimpin kelompok-kelompok Islam yang memiliki dasar pemikiran serupa.

Lebih lanjut ulasan majalah tersebut mengungkapkan, seperti yang dilakukan AS pada masa perang dingin, pemerintah AS melakukan propaganda besar-besaran ke negara-negara Arab, melalui pemikiran-pemikirannya bahkan artis-artis yang mereka bayar. Mereka ingin berusaha menembus dunia Arab melalui internet, musik, komik dan puisi. Ini terlihat dari bagaimana AS membiayai Radio Sawa, radio musik dan informasi, kemudian TV satelit Alhurra yang keduanya ditujukan bagi masyarakat Arab.

Demi kepentingannya itu, AS bahkan sengaja menjual video yang berisi berita hasil rekayasa dan membayar sejumlah kolumnis untuk menjalankan strateginya menghancurkan kalangan Islam radikal agar lebih bersikap moderat. Kebijakan seperti ini dilakukan AS pada masa perang dingin, di mana AS memanfaatkan kalangan sosialis moderat untuk menentang kalangan komunis yang fanatik.

Asistan Sekretaris di bidang pertahanan dan keamanan internasional Pentagon, Peter Rodman mengakui, perang ideologi sekarang ini lebih sulit dibanding pada masa perang dingin.

"Pada masa perang dingin lebih mudah. Pada saat itu perangnya adalah perang terhadap ideologi yang tidak mengenal Tuhan. Kali ini kita berhadapan dengan inti dari keyakinan orang Amerika bahwa kita tidak boleh mengganggu kebebasan beragama. Oleh sebab itu kita melakukannya dengan rahasia," ujar Zeyno Baran mendukung pernyataan Rodman.

Kedok Bantuan Internasional AS ke negara-negara Islam

Gelombang kebencian terhadap AS makin meluas di Dunia IslamMajalah US News and World Report lebih jauh mengungkapkan bagaiman AS menerapkan strateginya dengan menggunakan kedok bantuan internasional. Organisasi bantuan mereka, US Agency for International Development (USAID) menjadi ujung tombaknya. Organisasi ini memberikan bantuan ke sekitar 24 negara Islam seperti Mesir, Pakistan dan Kyrgyzstan.

AS juga memberikan bantuan dana pada sejumlah media, mulai dari penerjemahan buku-buku sampai bantuan bagi sejumlah radio dan tv, ke lebih dari belasan negara Islam. Acara Sesame Street dalam versi bahasa Arab, kini menjadi acara paling populer di televisi Mesir. Dalam acara itu disisipkan pesan-pesan yang menekankan pentingnya toleransi agama.

Di Bangladesh, USAID membiayai pelatikan bagi para pemuka agama tentang isu-isu pembangunan. Di Madagaskar, Kedubes AS mensponsori turnamen olah raga antar mesjid. Di Indonesia, USAID bahkan memberikan bantuan pada sekitar 30 organisasi Islam, tulis majalah tersebut. Bantuan itu berupa program-program berbagai produk media, workshop untuk para da’i dan reformasi kurikulum sekolah-sekolah dari mulai akademi sampai universitas.

Meski sudah melakukan berbagai upaya untuk bisa merebut hati umat Islam, pada kenyataannya sikap anti Amerika malah makin meluas di setiap jenjang masyarakat di kalangan umat Islam. Laporan Center for Strategic and International Studies di bidang hubungan AS dan Arab menyatakan, hubungan kedua pihak itu sedang berada dalam titik yang paling rendah.

Kantor Pertanggungjawaban pemerintah AS dalam laporan bulanannya mengkritik pemerintah AS karena gagal membangun strategi untuk meningkatkan citra negara AS. Harian Washington Post dalam tulisannya menyatakan, kekacauan yang dilakukan AS karena pemerintah tidak berusaha melangkah masuk ke kelompok minoritas Muslim di negaranya sebagai bagian dari rencana globalnya. Washington Post menulis, Islam adalah agama yang perkembangannya paling cepat di AS dan kemungkinan bisa menjadi agama kedua terbesar di negara itu dalam beberapa tahun mendatang. (ln/iol)

About these ads

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Demokrasi dan Pemilu, Firqah Hizbiyah
55 comments on “Upaya Adu Domba Kaum Kuffar : Ikhwanul Muslimin Sebagai Agen Yahudi ingin menghancurkan Salafy
  1. Hasan Kholiq mengatakan:

    Jika saja antum mau memperhatikan dis etiap kajian Salafy, akan antum dapati orang-orang yang liqo. Itulah kami selalu menuntut ilmu dari mana saja.

    Jika saja antum ingat peristiwa pengepungan dan pengusrian ust Yazid Jawas di Bogor, kami lindungi bersama di rumah Ust Didin hafidudin. itulah kita bersaudara sesama Muslim.

  2. Ceu Nila mengatakan:

    Upaya ini terus ada dan kami, kader Ikhwan akan selalu menjaga saudara-saudara kami Salafy karena juga menuntut ilmu dari mereka dan membaca kitab-kitab mereka.

  3. Abu Tilmidz mengatakan:

    Bismillah

    Dengan demikian diskusi ini berahir sampai di sini, mari kita menjaga ukhuwah di antara kaum Muslim dan menjaga diri dan keluarga kita dari makar kaum kuffar.

    Nasihat kami kepada IM untuk berdakwah di atas tauhid, dan meninggalkan perjuangan ala kafir yang telah menanamkan ghozwul fikri (demokrasi salah satu dari upaya ghozwul fikir), dengan meninggalkannya dan yakin, bahwa jika masyarakat kita ajari islam dengan benar akan kita dapatkan khilafah yang benar dan kepemimpinan yang benar. tidak butuh kepada sistem kafir, sebagaimana firman-Nya:

    وَعَدَ اللهُ الَّذِيْنَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي اْلأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُوْنَنِي لاَ يُشْرِكُوْنَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُوْنَ

    “Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kalian dan mengerjakan amal-amal shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka dan Dia dia benar-benar akan menggantikan kondisi mereka setelah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap beribadah kepada-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Ku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasiq.” (An-Nur: 55)

    Ini semua diberikan jika kita beriman, beramal shalih. pasti, pasti, dan pasti akan Allah berikan.

    بارك الله فيكم و جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا

  4. abutya mengatakan:

    Alhamdulillah, akhirnya ana bisa menjumpai situs yang menyejukkan hati dan tetap menjaga persatuan dan Izzah Islam, mungkin sebatas himbauan untuk saudara-saudaraku yang masih menyukai sikap-sikap ekstra keras terhadap saudara-saudara muslim yang lain yang memang ada perbedaannya, cobalah belajar dari situs ini agar jangan sampai sikap tersebut justru menguntungkan dan dimanfaatkan musuh-musuh Allah. Jayalah Islam selalu. semoga Allah swt. selalu membimbing kita ke jalan-Nya yang lurus dan dipertemukannya kita dengan kekasih kita Rosulullah saw ditelaganya dengan sebaik-baik keadaan. amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 389 pengikut lainnya.