Posted on 30 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Marilah kita ahiri point ini dengan ucapan Umar ibnu Khathab Radhiallahu’anhu, “Tidak ada udzur (alasan) bagi seorang pun dalam kesesatan yang ia kerjakan… dst…” -Abu Harun-
Syaikh Allamah Ahmad bin Yahya An Najmi
[Bagian 3 - TAMMAT]
Perkataan penulis Rahimahullahu Ta’ala,
قال عمر بن الخطاب رضي الله عنه لا عذر لأحد في ضلاله ركبها حسبها هدى ولا في هدى [...]
DIarsipkan di bawah: Al Manhaj As Salafus Shalih, Firqah Hizbiyah, Matikan Bid'ah, Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari | Leave a Comment »
Posted on 29 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Pada bagian sebelumnya telah dijelaskan tentang makna perkataan Al Imam Al Barbahari Rahimahullahu Ta’ala, “Dan Asas yang dibangun di atasnya Al Jama’ah adalah para shahabat Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam -Radhiallahu’anhuma-”
Maka pada bagian kali ini akan dijelaskan makna kalimat selanjutnya, “Dan setiap bid’ah adalah sesat” -Abu Harun-
Syaikh Allamah Ahmad bin Yahya An Najmi
[Bagian 2]
Kemudian Al Imam [...]
DIarsipkan di bawah: Al Manhaj As Salafus Shalih, Matikan Bid'ah, Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari | 1 Komentar »
Posted on 28 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Berkata Al Imam Al Barbahari Rahimahullahu Ta’ala:
والأساس الذي بينا عليه الجماعة هم أصحاب محمد صلى الله عليه وسلم رحمهم الله أجمعين وهم أهل السنة والجماعة فمن لم يأخذ عنهم فقد ضل وابتدع وكل بدعة ضلالة والضلال وأهله في النار قال عمر بن الخطاب رضي الله عنه لا عذر لأحد في ضلاله ركبها حسبها هدى ولا [...]
DIarsipkan di bawah: Al Manhaj As Salafus Shalih, Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari | 1 Komentar »
Posted on 22 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Lanjutan makna kalimat, “Maka termasuk dari Sunnah adalah melazimi (senantiasa bersama dengan) Al Jama’ah… dan seterusnya …”
Insya Allah pada bagian ini akan kita selesaikan point ini sampai tammat, bi idznillahi Ta’ala -Abu Harun-
Syaikh Allamah Ahmad bin Yahya An Najmi
[Bagian 3 TAMAT]
Dan berkata dalam Syarh Ath Thahawiyah li ibni Abil Izz Al Hanafi Ad Dimasyqi ‘alal [...]
DIarsipkan di bawah: Al Manhaj As Salafus Shalih, Firqah Hizbiyah, Hidupkan Sunnah, Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari | Leave a Comment »
Posted on 18 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Pada bagian sebelumnya telah dijelaskan tentang makna perkataan Al Imam Al Barbahari Rahimahullahu Ta’ala, “Bahwa Islam adalah Sunnah dan Sunnah adalah Islam dan tidak akan tegak salah satunya kecuali dengan yang lain”
Maka pada bagian kali ini akan dijelaskan makna kalimat selanjutnya, “Maka termasuk dari Sunnah adalah melazimi (senantiasa bersama dengan) Al Jama’ah… dan seterusnya [...]
DIarsipkan di bawah: Al Manhaj As Salafus Shalih, Hidupkan Sunnah, Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari | Leave a Comment »
Posted on 17 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Berkata Al Imam Al Barbahari Rahimahullahu Ta’ala:
>الحمد لله الذي هدانا للإسلام ومن علينا به وأخرجنا في خير أمة فنسأله التوفيق لما يحب ويرضى والحفظ مما يكره ويسخط.
اعلم أن الإسلام هو السنة والسنة هي الإسلام ولا يقوم أحدهما إلا بالآخر فمن السنة لزوم الجماعة و من رغب غير الجماعة وفارقها فقد خلع ربقة الإسلام من عنقه [...]
DIarsipkan di bawah: Al Manhaj As Salafus Shalih, Hidupkan Sunnah, Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari | Leave a Comment »
Posted on 14 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Berdasarkan permintaan syaikhuna Ahmad bin Yahya An Najmi agar aku menulis biografi penulis matan -Syarhus Sunnah- yakni Al Imam Al Barbahari, maka kami sambut dan kami laksanakan permintaan beliau. Kemudian kami pun minta pertolongan kepada Allah Azza wajalla dalam menjalankannya. Dalam hal ini kami bersandar kepada biografi yang telah ditulis oleh kedua muhaqqiq kitab ini [...]
DIarsipkan di bawah: Al Manhaj As Salafus Shalih, Ilmu dan Ulama, Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari | Leave a Comment »
Posted on 12 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin
Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin ditanya :Apakah mengucapkan "Amin" ketika imam sedang berdoa ketika khutbah Jum’at termasuk bid’ah, yakni ketika imam sedang berdoa (pada khutbah kedua) dan kami menyahutinya dengan mengucapkan "Amin?"
Jawab:Mengucapkan "Amin" ketika khatib sedang berdoa dalam khutbah adalah tidak temasuk bid’ah. Jika khatib mendoakan kaum muslimin, maka disunnahkan untuk [...]
DIarsipkan di bawah: Matikan Bid'ah | Leave a Comment »
Posted on 12 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin
Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin ditanya :Seseorang bersumpah dengan mushaf secara dusta pada masa kecilnya, yakni pada saat ia berumur 15 tahun. Akan tetapi setelah ia mencapai usia dewasa, ia menyesali perbuatannya dan mengetahui bahwa hal itu haram secara syara’, apakah ia berdosa atau wajib membayar kafaraat ?
DIarsipkan di bawah: Matikan Bid'ah | Leave a Comment »
Posted on 12 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin
Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin ditanya :Imam berdo’a setelah shalat secara bersama-sama (jama’i). Apakah ini diperbolehkan ?
Jawab:Sesungguhnya dzikir jama’i termasuk bid’ah dan tidak pernah diajarkan oleh Nabi Shallallahu’alaihi wasallam dan para sahabat Radhiallahu’anhuma. Sesungguhnya yang dianjurkan setelah shalat adalah berdzikir kepada Alloh Ta’ala secara sendirian, sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shalallahu [...]
DIarsipkan di bawah: Matikan Bid'ah | Leave a Comment »
Posted on 12 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin
Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin ditanya :Saya ingin mengetahui tentang sepertiga malam yang terakhir, yakni waktunya berdasarkan jam?
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama | Leave a Comment »
Posted on 5 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Al Ustadz Muhammad Afifuddin As Sidawi
Bila kita cermati kriteria munafik yang disebutkan Ibnul Qayyim dalam kitabnya Madarijus Salikin 1/347-356 maka akan kita dapati kriteria tersebut ada pada ahlul bid’ah. Seluruhnya atau sebagiannya di antaranya adalah :
[1] Pada hati munafiqin dan ahli bid’ah sama-sama memiliki penyakit, baik penyakit syahwat maupun syubhat serta berbagai bentuk penyimpangan lainnya.
Allah [...]
DIarsipkan di bawah: Firqah Hizbiyah, Matikan Bid'ah, Urgensi Dakwah | Leave a Comment »
Posted on 5 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Al Ustadz Muhammad Afifuddin As Sidawi
Allah Ta’ala dalam banyak ayat Al Qur’an dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dalam banyak haditsnya telah menjelaskan secara rinci sifat munafiqin sehingga jelas bagi setiap orang yang ingin mengetahui siapa mereka sesungguhnya.
Al Imam Al Muhaqqiq Ibnul Qayyim Jauziyah rahimahullah dalam kitabnya Madarijus Salikin 1/347-356 secara panjang lebar menjelaskan tentang [...]
DIarsipkan di bawah: Firqah Hizbiyah, Matikan Bid'ah, Urgensi Dakwah | Leave a Comment »
Posted on 5 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Ustadz Muhammad Afifuddin As Sidawi
Saat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam beserta para shahabatnya menuju Tabuk ada segerombolan munafiqin di antaranya adalah Nadi’ah bin Tsabit dan Mukhsyi bin Himyar tengah memperbincangkan Rasul Shallallahu’alaihi wasallam dan para shahabat Radhiallahu’anhum. Mereka berkata : “Kita tidak pernah melihat para pembaca (Al Qur’an) seperti itu. Paling gendut perutnya (suka makan, [...]
DIarsipkan di bawah: Firqah Hizbiyah, Matikan Bid'ah, Urgensi Dakwah | Leave a Comment »
Posted on 2 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Syaikhul Islam ibnu Taimiyah
Adapun keikhlasan, ia adalah hakikat (ajaran) Islam. Karena (makna) ikhlas adalah berserah diri kepada Allah Tabaroka wata’ala, tidak kepada selain-Nya.
Allah Ta’ala berfirman,
ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلا رَجُلا فِيهِ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ وَرَجُلا سَلَمًا لِرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلا الْحَمْدُ لِلَّهِ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لا يَعْلَمُونَ
"Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (budak) yang dimiliki oleh beberapa orang [...]
DIarsipkan di bawah: Akhlak Salaf, Renungan Salaf | Leave a Comment »
Posted on 2 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Syaikhul Islam ibnu Taimiyah
Dalam kitab shahih Bukhori dan Muslim disebutkan sebuah hadits yang tsabit dari ibnu Mas’ud Radhiallahu’anhu dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bahwa beliau Shallallahu’alaihi wasallam bersabda,
عن ابن مسعودرضى اللّه عنه عن النّبىّ قال : إنّ الصّدق يهدى إلى البرّ، وانّ البرّيهدى إلى الجنّة، وإنّ الرّجل ليصدق حتى يكتب عنداللّه صدّيما، وإنّ الكذب يهدى إلى [...]
DIarsipkan di bawah: Matikan Bid'ah, Renungan Salaf | Leave a Comment »
Posted on 2 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Ahlul bid’ah tidak akan bertaubat selama ia menilai bahwa itu merupakan amalan yang baik. Karena taubat berpijak dari adanya kesadaran bahwa perbuatan yang dilakukan itu buruk. Sehingga dengan itu ia bisa bertaubat darinya. Jadi, selama perbuatan itu dianggap baik -padahal pada hakikatnya jelek- maka ia tidak akan bertaubat dari perbuatan tersebut. Akan tetapi taubat [...]
DIarsipkan di bawah: Matikan Bid'ah, Renungan Salaf | Leave a Comment »