Posted on 2 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Syaikhul Islam ibnu Taimiyah
Adapun keikhlasan, ia adalah hakikat (ajaran) Islam. Karena (makna) ikhlas adalah berserah diri kepada Allah Tabaroka wata’ala, tidak kepada selain-Nya.
Allah Ta’ala berfirman,
ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلا رَجُلا فِيهِ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ وَرَجُلا سَلَمًا لِرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلا الْحَمْدُ لِلَّهِ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لا يَعْلَمُونَ
"Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (budak) yang dimiliki oleh beberapa orang [...]
DIarsipkan di bawah: Akhlak Salaf, Renungan Salaf | Leave a Comment »
Posted on 2 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Syaikhul Islam ibnu Taimiyah
Dalam kitab shahih Bukhori dan Muslim disebutkan sebuah hadits yang tsabit dari ibnu Mas’ud Radhiallahu’anhu dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bahwa beliau Shallallahu’alaihi wasallam bersabda,
عن ابن مسعودرضى اللّه عنه عن النّبىّ قال : إنّ الصّدق يهدى إلى البرّ، وانّ البرّيهدى إلى الجنّة، وإنّ الرّجل ليصدق حتى يكتب عنداللّه صدّيما، وإنّ الكذب يهدى إلى [...]
DIarsipkan di bawah: Matikan Bid'ah, Renungan Salaf | Leave a Comment »
Posted on 2 Juli 2008 by Admin Blog Sunniy Salafy
Ahlul bid’ah tidak akan bertaubat selama ia menilai bahwa itu merupakan amalan yang baik. Karena taubat berpijak dari adanya kesadaran bahwa perbuatan yang dilakukan itu buruk. Sehingga dengan itu ia bisa bertaubat darinya. Jadi, selama perbuatan itu dianggap baik -padahal pada hakikatnya jelek- maka ia tidak akan bertaubat dari perbuatan tersebut. Akan tetapi taubat [...]
DIarsipkan di bawah: Matikan Bid'ah, Renungan Salaf | Leave a Comment »