|
Berkata Al Imam Al Barbahari Rahimahullahu Ta’ala:
وأعلم أن الهوام والسباع والدواب نحو الذر والذباب والنمل كلها مأمورة ولا يعلمون شيئا إلا بإذن الله تعالى
Dan ketahuilah, bahwasanya binatang ternak, binatang buas, dan binatang melata semisal rayap, lalat, dan semut, semuanya diperintah (untuk beribadah kepada Allah Ta’ala). Mereka tidak melakukan sesuatu kecuali dengan izin Allah Ta’ala. |
Syaikh Allamah Ahmad bin Yahya An Najmi
Semua makhluk ini diciptakan oleh Allah Ta’ala dan Allah Ta’ala tetapkan bagi masing-masing bentuk ibadahnya. Semua makhluk ini baik yang berupa binatang melata, binatang buas, maupun binatang ternak serta yang lainnya, masing-masing mereka menunaikan ibadah yang diperintahkan kepadanya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman,
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُسَبِّحُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَالطَّيْرُ صَافَّاتٍ كُلٌّ قَدْ عَلِمَ صَلاتَهُ وَتَسْبِيحَهُ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ. وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ
Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.. Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk)." (An Nuur: 41-42)
Dari ayat ini kita ketahui bahwa binatang melata dan burung-burung memiliki berbagai bentuk ibadah, dimana Allah Subhanahu wata’ala menciptakan mereka untuk menjalankan ibadah tersebut. Mereka semua menjalankan ibadah tersebut dalam rangka melaksanakan titah Rabb mereka, mereka tidak mengerjakan sesuatu pun dari dirinya sendiri. Wabillahit taufiq.
[Dari Kitab Irsyaadus Saari ila Taudhihi Syarhis Sunnah lil Imam Al Barbahari, Edisi Indonesia Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari Meniti Sunnah di Tengah Badai Fitnah oleh Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi, Penerbit Maktabah Al Ghuroba, hal 248-249]
Filed under: Aqidah Ahlus Sunnah, Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari















