Kumpulan Syair Penggugah Jiwa (Bagian 2)

Berikut kami tampilkan syair-syair penggugah jiwa yang kami kumpulkan dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.

(Bagian 2)

16. SYAIR DALAM PERISTIWA PERANG KHANDAQ

Ketika itu Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam melantunkan syair Abdullah bin Rawahah sambil menyaringkan suaranya,

اللَّهُمَّ لَوْ لاَ أَنْتَ مَا اهْتَدَيْنَا
وَلاَ تَصَدَّقْنَا وَلاَ صَلَّيْنَا
فَأَنْزِلَنْ سَكِيْنَةً عَلَيْنَا
وَثَبَّتِ اْلأَقْدَامَ إِنْ لاَقَيْنَا
 إِنَّ اْلأَعْدَاءَ قَدْ بَغَوْا عَلَيْنَا
إِذَا أَرَادُوا فِتْنَةً أَبَيْنَا

Ya Allah, jika bukan karena Engkau tidaklah kami terbimbing.
Dan tidak pula bersedekah dan menegakkan shalat.
Maka turunkanlah ketenangan kepada kami.
Dan kokohkan kaki kami ketika menghadapi musuh
Sesungguhnya musuh-musuh telah menzhalimi kami
Bila mereka menginginkan fitnah, tentu kami menolaknya

17. SEMUA CINTA BUTUH BUKTI

Penyair Arab mengatakan:

لَوْ كَانَ حُبُّكَ صَادِقاً لَأَطَعْتَهُ
إِنَّ المُحِبَّ لِمَنْ يُحِبُّ مُطِيْعٌ

Sekiranya cintamu itu benar niscaya engkau akan mentaatinya
Karena orang yang mencintai tentu akan mentaati orang yang dicintainya

Seorang ulama mengatakan:

لَيْسَ الشَّأْنُ أَنْ تُحِبَّ وَلَكِن الشَّأْنُ أَنْ تُحَبْ

Yang terpenting bukanlah engkau mencintai-Nya. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa dicintai-Nya.

Yang terpenting bukanlah engkau mencintai Nabimu. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa mendapatkan cinta nabimu. Begitu pula, yang terpenting bukanlah engkau mencintai Allah. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa dicintai-Nya. (Lihat Syarh ‘Aqidah Ath Thohawiyah, 20/2)

18. ILMU YANG MULIA ADALAH ILMU SYAR’I

Berkata seorang penyair:

مَا الْعِلْمُ إِلاَّ كِتَابُ اللهِ وَاْلأَثَرُ
وَمَا سِوَى ذَاكَ لاَ عَيْنٌ وَلاَ أَثَرُ
إِلاَّ هَوًى وَخُصُوْمَاتٍ مُلْفِقَةً
فَلاَ يَغُرَّنَّكَ مِنْ أَرْبَابِهَا هَدَرُ

Tidaklah dinilai ilmu kecuali apa yang ada dalam Kitabullah dan Atsar (Sunnah)
Sedangkan yang selainnya tidak ada wujudnya dan pengaruhnya
Kecuali hawa nafsu dan pertikaian yang diada-adakan kedustaan padanya
Maka jangan sekali-kali menipumu kebatilan pemiliknya
(Syadzaratudz Dzahab, 7/103 dinukil dari Waratsatul Anbiya, hal. 12)

19. ISI DUNIA

Alangkah indahnya ungkapan Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu berikut ini:

إِنَّ ِللهِ عَـباَداً فُـطَـناً طَلَّـقُوا الدُّنْـيَا وَخَافُوا اْلفِتَنَا
نَظَرُوا فِيهَا فَلَمَّا عَلِمُوا أَنَّـهَا لَيسَـتْ لِحَيِّ وَطَـنَا
جَعَـلُوْ هَا لُجَّةً وَاتَّخَذُوا صَالِحَ اْلأعْمَـالِ فِيْهَا سُفُنَا

Sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala memiliki hamba-hamba yang cerdas
Yang tinggalkan dunia karena takut fitnahnya
Mereka cermati dunia, dan setelah tahu
Kiranya dunia bukan tempat kehidupan (sejati)
Mereka jadikan dia bak gelombang
dan siapkan amalan shalih sebagai perahu menyeberanginya.

Bersambung… insya Allah

[Dari berbagai sumber]

 

About these ads

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Kata-Kata Mutiara, Syair
KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 388 pengikut lainnya.