Peletakan Batu Pondasi Proyek Perluasan Masjidil Haram Oleh Raja Arab Saudi, Abdullah, di Bulan Ramadhan 1432H

Jakarta – Raja Abdullah tiba di Makkah pada Rabu malam untuk menghabiskan sisa Ramadan di sekitar Masjidil Haram dan meletakkan batu pondasi bagi proyek perluasan Masjidil Haram yang terbesar dalam sejarah.

Seperti dikutip dari Arabnews, Jumat (19/8/2011), Raja Arab Saudi, Abdullah disambut pada saat kedatangannya di Al-Safa Palace di Makkah oleh pangeran dan pejabat lainnya termasuk Gubernur Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal, Ketua Dewan Peradilan Agung Saleh bin Humaid, dan kepala bagian dua masjid atau Presidency for the Two Holy Mosques (PTHM) Saleh Al-Hosain.

Wakil Presiden PTHM, Muhammad Al-Khozaim, mengatakan perluasan masjid yang nantinya diresmikan oleh Raja Abdullah akan meningkatkan kapasitas Masjid al-Haram sehingga memuat hampir 1,2 juta jamaah. Proyek baru ini mencakup 400.000 meter persegi di bagian barat laut dan timur laut masjid. Proyek ini nantinya diperkirakan akan menghabiskan lebih dari SR 40 miliar Rp 91 triliun.

Raja Abdullah memerintahkan perluasan tersebut untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pengunjung yang datang dari berbagai belahan dunia. Selama berhari-hari di bulan Ramadan, ribuan jamaah memadati halaman dan masjid untuk salat tarawih maupun beriktikaf.

Al-Khozaim juga berencana untuk memperluas area sekitar safa dan marwah dan menyediakan AC untuk semua bagian dari Masjid Agung. Ia juga menambahkan bahwa kedua skema akan dilaksanakan secara bersama dengan proyek perluasan Masjidil Haram.

Abdullah Al-Asheikh, ketua Dewan Syura, mengatakan perluasan ini adalah kejadian baru dalam sejarah Masjid Agung. Al-Asheikh menggambarkan Raja Abdul Aziz membuat proyek terbesar yang akan digunakan untuk pengembangan Masjidil Haram. Dia juga mencatat inisiatif yang diambil oleh raja untuk memperluas Masaa (jalur antara Safa dan Marwa) dan meningkatkan kapasitas dari 44.000 sampai 118.000 jamaah per jam.

Seorang pejabat senior di PTHM mengatakan setelah perluasan ini selesai, Masjidil Haram akan dapat menampung lebih dari 2 juta jamaah pada satu waktu. Proyek ini memiliki tiga bagian: pembangunan gedung baru, perluasan dan pengembangan halaman sekitar masjid, termasuk trotoar, terowongan dan toilet, dan pengembangan fasilitas layanan untuk AC, listrik dan air minum,.

Perluasan dimulai dari Masjid Al-Haram Street di timur dan meluas ke Khaled bin Walid Street di barat. Hal ini juga mencakup Muddae, Abusufyan, Raquba dan Abdullah bin Zubair jalan-jalan di Shamiya serta bagian Hindi Jabal dan kabupaten lama Harrat Al-Bab sebelum mencapai Jabal Al-Ka’bah Street.

Proyek lain yang akan diluncurkan secara resmi oleh Raja adalah Makkah Clock Tower, menara ini dianggap terbesar di dunia, Jamrat yang baru dikembangkan, Jembatan di kompleks Mina, dan kereta api Mashair yang menghubungkan situs Mina, Arafah dan Muzdalifa.

( feb / nvt ) | detikRamadan

About these ads

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Arab Saudi, Haji, INFO SUNNIY, Masjidil Haram, Umrah
KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 380 pengikut lainnya.