MAKKAH: Kiswah, kain beludru hitam yang menutupi Ka’bah, terlipat sekitar tiga meter pada Selasa malam untuk melindunginya dari kemungkinan kerusakan selama hari-hari puncak haji saat jemaah haji menjejali Baitullah untuk melakukan tawaf.
Pengawas umum dari Pabrik Kiswah di Makkah Muhammad Al-Quaifili mengatakan pada Rabu bahwa langkah itu datang dalam rangka rencana haji tahun ini.

Al-Quaifili mengatakan bagian bawah kiswah itu dilipat dari tanah sekitar tiga meter dengan kain putih.
Kiswah yang berarti penutup, merupakan kain bersulam emas dan perak, dan selama hampir satu abad pembuatannya telah dipercayakan kepada seniman lokal, yang sebelumnya pembuatannya berasal dari Mesir.
Pabrik Kiswah dibangun sekitar 75 tahun lalu di bawah perintah Raja Abdul Aziz, pendiri Kerajaan.
Sebuah kiswah baru dibuat setiap tahun di pabrik.
“Banyak orang memegang erat kiswah dan dapat merobek kain selama haji. Beberapa peziarah memotong sebagian kiswah untuk dibawa pulang sebagai suvenir”, kata Al-Quaifili.
Melipat kiswah rutin dilakukan pada musim Haji untuk melindunginya dari gangguan peziarah yang terlalu bersemangat.
“Kami ingin menjaga kiswah bersih dan rapi sepanjang waktu,” kata Al-Quaifili. Dia menambahkan bahwa kain akan diturunkan ke posisi yang lama segera setelah musim haji berakhir.
arabNews
Filed under: Arab Saudi, Haji, INFO SUNNIY, Masjidil Haram, Mekkah
















[...] http://sunniy.wordpress.com/2011/10/13/kain-penututp-kabah-kiswah-telah-dilipat-ke-atas-untuk-menghi… Rate this: Semoga menjadi amal shalih bagimu dengan menyebarkan artikel ini melalui:SharePrintFacebookEmailTwitterLike this:SukaBe the first to like this post. [...]