Sanaa – 20 orang terbunuh dalam serangan pemberontak Syiah dan menciderai sekitar 70 lainnya dalam sebuah serangan di sebuah ma’had Ahlussunnah di Yaman.
Seperti diberitakan AFP, Ahad (27/11/2011), para pemberontak itu menyerang ma’had Darul Hadits yang membina para da’i Ahlussunnah. ma’had ini berdekatan dengan kota Saada, basis Syiah.

Darul Hadits adalah ma’had yang muridnya banyak berasal Yaman dan banyak negara lainnya. Oleh pemberontak Syiah rafidhah, ma’had ini dipandang sebagai ancaman lantaran mengisi wilayah utara.
Seorang mustafid ma’had Darul Hadits mengatakan, pihak pemberontak yang berasal dari suku Huthi meminta ma’had ditutup selama 2 minggu dan memblokade pengiriman makanan untuk 10.000 orang.
Suku Huthi diduga telah memperkuat basisnya di Provinsi Yaman Utara dalam beberapa bulan terakhir menyusul maraknya pemberontakan rezim Anti-pemerintah.
detikNews
Filed under: Bom, Bom Bunuh Diri, Dammaj, INFO SUNNIY, Jihad Fii Sabilillah, Kafir, Khawarij, Ma'had, Peledakan, Pengeboman, Pondok Pesantren, Syahid, Syi'ah, Teroris, Terorisme, Timur Tengah, Yaman
















Rasain lhu salafy Murji’ah biar saja kalian semua tewas mengenaskan !. ini balasan kalian yang hobby mencela Mujahidin akhirnya kalian kena getahnya (si sesat dibantai si sesat). Kalian ini aneh bin ajaib, syaikh kalian minta bantuan ahlu Sunnah yang lain ?, bukankah yang ahlu Sunnah itu hanya kalian wahai Ghulatul Murjiah ? sebagaimana klaim kalian kalian ?, kenapa syaikh kalian tidak turun ke medan tempur ?, uruslah diri kalian sendiri sendiri, mudah-mudahan kalian bisa menembakkan sebutir peluru wahai para pencela. Abu Abdillah Al Rappangiy
Setuju !!!, itu urusan mereka dengan syi’ah, biarkan sesat vs sesat. Kalau Mujahidin membantu para Ghulatul Murji’ah ini yang untung aliansi Zionis-Salibis dan antek-anteknya.
al afwu untuk 2 kroco diatas tidaklah layak diperhatikan……
lbih baik simak
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata:
“Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran.” (Al Fatawa 4/149)
seperti bukan bahasa sesorang yg megetahui sedikit ilmu agama, apalagi mengaku mujahid…
Jgn bgitu Akhi..walaupun dia sring menuduh kita pembrontak,khawarij, kita serahkan saja tuduhan mereka kepada Allah..dan kalau mereka meminta bantuan pada kita tetap kita akan bantu akhi sebab jihad itu hanya untuk menegakkan kalimatullah di muka bumi uni akhi,,,dan tetaplah jaga lisan kita kepada saudara2 kita yang sedang mengalami kesulitan akhi,,,dan bagi kalian yang brada di dammaj….sebenarnya timbulnya peperangan disana merupakan pintu jihad bagi mereka yang mengikhlaskan hati kepada Allah dan luruskan niat antum Hanya karna Allah & bukan buat Thogut-Thogut di tanah Arab…InsyaAllah pertolongan Allah selalu tercurah bagi para MUJAHIDDIN di seluruh Negeri yang meluruskan niatnya yang Selalu Ingin menegakkan Khilafah ala Minhajin Nubuwwah…