• Kalender Hijriyah

    KALENDER HIJRIAH
  • Barokallahu fiikum


  • Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata:

    "Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Al Fatawa 4/149)

  • KBRI Harap Thullabul Ilmiy RI Tinggalkan Ma’had Darul Hadits Dammaj Yaman

    Jakarta – Masih ada sekitar 100 thullab RI yang berada di ma’had Dar al-Hadits, Yaman. Untuk menghindari korban jiwa karena ma’had itu masih mendapat serangan dari kaum Syiah, para thullab RI pun diminta untuk meninggalkan lokasi itu.

    “Mereka ini dikepung sudah sebulan lebih. Kemungkinan yang di dalam agak kesulitan bahan makanan. Mudah-mudahan kelompok yang mengepung ini memberi akses untuk makanan dan obat-obatan,” kata Dubes RI untuk Yaman, Nurul Aulia, kepada detikcom, Rabu (30/11/2011).

    Selama ini kelompok Syiah itu belum pernah menyerang langsung ke bangunan ma’had. Serangan hanya dilakukan di luar bangunan, sehingga banyak mengenai para pelajar yang tengah piket patroli.

    “Mungkin mereka (kalangan Syiah) tidak ingin ada orang asing. Kita sudah minta ke pelajar kita yang ada di sana untuk keluar ma’had tapi mungkin belum boleh sama syaikhnya. Kalau bisa lebih baik keluar saja, daripada ada korban lagi,” lanjut Aulia.

    Jika sudah keluar dari ma’had tersebut, imbuhnya, tentu keluarga di Tanah Air akan merasa lebih tenang. Sementara itu, pemerintah Yaman sendiri tidak bisa berbuat banyak atas penyerbuan kaum Syiah ke ma’had ini, karena pemerintah masih konsentrasi dengan unjuk rasa warga di Ibukota.

    Menurut informasi yang diterima Aulia, jumlah pasukan Syiah yang mengepung ma’had Dar al-Hadits jumlahnya 100 orang. Mereka membawa senjata ringan hingga berat. Di dalam ma’had itu, ada pelajar dari berbagai negara selain warga Yaman yang menjadi mayoritas.

    “Kita tidak tahu ada tidaknya tembak menembak sebelumnya. Kita tahunya akibatnya. Akses ke sana memang susah, dan warga kita di sana juga susah dihubungi,” sambung Aulia.

    Dalam bentrokan yang terjadi sekitar 3-4 hari lalu di lokasi tersebut, 24 orang tewas. Sedangkan yang mengalami luka sekitar 16 orang.

    “Katanya ada 1 orang Malaysia yang juga tewas dan dimakamkan di sana. Sedangkan menurut Kedubes AS, ada juga warganya di ma’had itu tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa,” sambungnya.

    Dia berharap segera ada pemerintahan baru di Yaman yang stabil sehingga ada dialog antarkelompok bertikai, sehingga masalah itu bisa teratasi. “Kita harapkan jangan sampai ada korban. Katanya di sana ada 6.000 santri dan ada keluarga dan anaknya, sehingga ada yang bilang sampai ada 12.000 orang di dalamnya,” papar Aulia.

    Menurut dia, dari Ibukota Sana’a menuju ma’had Dar al-Hadits di Dammaj, Provinsi Saadah jaraknya sekitar 250 km. Jalan satu-satunya yang bisa ditempuh adalah perjalanan darat. Selain itu di sana ada puluhan pemeriksaan yang harus dilewati.

    detikNews

    2 Tanggapan

    1. patuhi ulil amri kalian, kalo ga kalian jadi khawarij…..

    2. nt baru ngaji udah berani berfatwa!! ketaatan kepada ulil amri adax pada hal-hal yg ma’ruf yg g melanggar syariat. kalo di yaman tu medan jihad beneran -melawan kafir syi’ah- pantang kaki bersurut!! bahkan kesempatan emas untuk mati syahid agr dosa-dosa bersih. nt mau dosa2 gugur??? sana pergi k dammaj!! beraninya ngebom di zona aman

    Tinggalkan Balasan

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

    Connecting to %s

  • Pilih Kategori

  • Jumlah Klik

    • 654,516 hits .. sejak 3 Sya'ban 1428 H | 16 Agust 2007
  • Indeks Sunniy

  • Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Bergabunglah dengan 294 pengikut lainnya.