Seorang gadis India yang berusia tujuh tahun dibunuh di sebuah ritual pengorbanan suku dan hatinya dipersembahkan kepada iblis dengan imbalan meningkatnya hasil panen, kata polisi di negara bagian Chhattisgarh pada hari Ahad (07 Shafar 1433H / 01 Januari 2012).
Tubuh Tati Lalita ditemukan pada bulan Oktober satu minggu setelah keluarganya melaporkan dia hilang.

“Seorang gadis tujuh tahun itu dikorbankan oleh dua orang yang masih mempercayai tahayul bahwa tindakan itu akan memberikan hasil panen yang lebih baik,” kata Narayan Das, kepala polisi distrik Bijapur yang berbicara kepada AFP melalui telepon.
Kedua pria itu ditangkap pada hari Rabu karena dicurigai membunuh gadis itu dan mempersembahkan hatinya kepada iblis dalam sebuah ritual suku mengerikan. Polisi mengatakan pria itu mengakui melakukan kejahatan itu.
Gadis itu dibunuh di dalam hutan distrik Chhattisgarh yang merupakan wilayah pemberontak Maois yang mengalami sentimen ketidakpuasan di kalangan kelompok-kelompok suku lokal lainnya.
Pengorbanan manusia kadang-kadang menjadi berita utama di tengah agama dan tahayul negeri India, dan biasanya terjadi di daerah miskin di mana beberapa orang mempraktikkan sihir.
Dua orang anak yang menjadi korban dilaporkan di Chhattisgarh pada tahun 1431H / 2010, sedangkan pada tahun yang sama tubuh seorang pekerja pabrik yang ditemukan tanpa kepala, ditemukan di sebuah kuil di negara bagian Benggala Barat.
Para korban sering dibunuh sebagai bagian dari ritual kaum musyrikin untuk menenangkan iblis, roh halus, atau syaithan
alarabiya
Filed under: Aqidah Ahlus Sunnah, India, INFO SUNNIY, Syirik, Tauhid Prioritas Utama















