RIYADH: Kompetisi regional memperebutkan piala pangeran Salman ke-14 untuk Menghafal Al-Qur’an di bawah naungan Menteri Pertahanan Pangeran Salman akan dimulai di Riyadh pada tanggal 5 Rabiul Akhir 1433H / 27 Pebruari 2012.

Wizaratus syu’unil Islamiyyah wal auqaf wad da’wah wal irsyad al-Mamlakah al-’Arabiyyah as-Su’udiyyah (Kementrian Urusan Islam, Wakaf, dakwah dan Penyuluhan Saudi Arabia) akan mengatur jalannya acara selama seminggu, Saudi Press Agency melaporkan hari Ahad.
“Pesan (dan peran) dari peserta didik Al-Qur’an adalah sangat penting dalam melawan sikap ghuluw dalam segala bentuknya,” kata Menteri Urusan Islam, Wakaf, Dakwah dan Penyuluhan Syaikh Shalih Alu Syaikh. Ia juga selaku pengawas umum kompetisi. Asy Syaikh menekankan pentingnya Al Qur’an dalam memerangi paham menyimpang di kalangan umat Islam.
Para hafizh harus membawa obor pengetahuan agama. Hal ini mampu mengusir sikap ghuluw, kata syaikh.
Syaikh juga menekankan kebutuhan untuk menerapkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan orang-orang yang mempelajarinya.
“Para pelajar Al-Qur’an harus memahami arti kata-kata dan menerapkannya dalam hidup mereka,” kata syaikh.
Pujian terhadap Pangeran Salman yang telah mensponsori kompetisi hafalan, Asy Syaikh mengatakan perhatian sang pangeran terhadap Al Quran adalah perpanjangan sejarah betapa para penguasa awal Kerajaan melekat pada studi Al-Qur’an.
“Hubungan antara Kerajaan dan Al-Qur’an kembali ke waktu ketika Imam Muhammad bin Saud dan Imam Muhammad bin Abdul Wahhab sepakat untuk menyebarkan pesan Al-Qur’an,” katanya.
Semua ulama besar sejak zaman khalifah yang lurus dan setelah mereka para penguasa lainnya melakukan yang terbaik untuk menyebarkan penelitian dan penerapan Al-Qur’an, katanya.
(arabnews)
Filed under: Al Quran, Arab Saudi, INFO SUNNIY, Timur Tengah















