Kumpulan Syair Penggugah Jiwa (Bagian 13)

Berikut kami tampilkan syair-syair penggugah jiwa yang kami kumpulkan dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.

(Bagian 13)

57. KEINGINAN YANG TIDAK TERCAPAI

Tidak setiap dambaan seseorang akan tercapai.
Angin bertiup tidak searah dengan yang dimaukan perahu.

58. TIDAK ADA YANG TIDAK PERNAH BERSALAH

Siapakah yang tidak pernah bersalah sama sekali
dan siapakah yang padanya hanya kebaikan saja.

59. TINGGALKANLAH PERKARA YANG TIDAK MUNGKIN KAU SANGGUPI

Wahai penanduk gunung tinggi di suatu hari untuk melemahkannya,
kasihanilah kepalamu dan jangan kasihan kepada gunungnya.

Jika engkau tidak mampu atas suatu perkara maka tinggalkanlah,
dan alihkanlah dirimu kepada apa yang engkau mampu.

60. SEMANGAT YANG TINGGI

Seorang penyair berkata dalam sebuah syairnya:

Katakanlah kepada orang-orang yang mengharapkan urusan yang tinggi namun tidak bersungguh-sungguh, engkau mengharapkan sesuatu yang mustahil kau dapatkan. (Uluwul Himmah)

Berkata seorang penyair yang lain:

Kalau bukan adanya kesulitan,
Maka semua manusia akan bisa menjadi sayyid (tuan)
Maka orang yang demawan akan menyebabkan kefaqiran
Dan orang yang menuju dalam berperang akan membunuh dirinya sendiri
(Uluwul Himmah)

Maka di waktu itulah seseorang akan mendapatkan apa yang dia inginkan sebagaimana salah seorang penyair mengatakan,

Saya dahulu melihat bahwa hawa nafsu sudah mencapai puncaknya
Sampai kepada suatu tujuan yang saya tidak tahu mau ke mana lagi pergi
maka tatkala saya sudah mencapai semua itu dan memperhatikan keindahan kelezatan dunia
Maka saya yakin ternyata saya hanya bermain-main saja
(Uluwul Himmah)

Salah seorang penyait berkata,

Jangan engkau menyangka bahwa kemuliaan itu ketika engkau memakan kurma.
Engkau tidak akan mendapatkan kemuliaan sampai engkau menelan kesabaran
(Uluwul Himmah)

Adalah para ulama rahimahumullahu memberikan nasihat kepada para penuntut ilmu untuk bersabar di atas kesulitan-kesulitan ilmu dan dalam memperolehnya, karena ini merupakan persyaratan dalam menempuh maksud dan tujuan yang mulia dan sangat mahal. Maka beliau mengatakan dalam sebuah syairnya,

Barangsiapa yang bersabar untuk mendapatkan ilmu
Maka dia akan mendapatkan kemenangan dengan mendapatkan ilmu tersebut
Dan siapa yang ingin melamar wanita yang cantik
Tentunya dia bersabar untuk mengerakan segala kemampuannya

Barangsiapa yang tidak menghinakan dirinya untuk mencari kemulian
Maka dia akan hidup sepanjang masa bersaudara dengan kehinaan
(Uluwul Himmah)

Seakan-akan ini merupakan satu kaidah,

Segala sesuatu yang berharga itu paaaanjang jalannya dan penuh perjuangan dalam meraihnya." (Ibnul Jauzi)

Jadilah engkau seorang lelaki yang kakinya menghujam di bumi, namun cita-citanya setinggi bintang Tsurayya ! (Ibnul Jauzi)

Sesuai dengan usaha yang engkau berikan, maka engkau akan mendapatkan apa yang engkau angan-angankan. (Ta’liimul Muta’allim Thariiq At Ta’allum karya Az Zarnuji halaman 88).

61. BERTANYA

Berkata seorang penyair,

Jika engkau berada di suatu daerah dalam keadaan bodoh
dan sedang mencari ilmu, maka bertanyalah.
Karena bertanya adalah obat dari kebodohan
Sebagaimana dikatakan pada permisalan yang pertama

62. HIKMAH DARI UJIAN DAN COBAAN

Al Imam Ibnul Qoyyim -rohimahulloh- berkata:

البلايا تظهر جواهر الرجال وما أسرع ما يفتضح المدعي

“Ujian dan cobaan itu akan menampakkan jati diri orang-orang. Maka alangkah cepatnya orang yang mengaku-aku itu terbongkar keasliannya.” (Badai’ul Fawaid Juz 3 hal. 751).

63. KEMBALI KEPADA KEBENARAN

‘Umar ibnul Khoththob radhiallahu‘anhu berkata dalam suratnya yang terkenal:

ومراجعة الحق خير من التمادى فى الباطل

“Dan kembali kepada kebenaran itu lebih baik daripada berlama-lama di dalam kebatilan.” (HR. Al Baihaqy (20324), Ibnu ‘Asakir (32/hal. 70) dan yang lainnya.

Al Imam Ibnul Qoyyim berkata: “Ini adalah kitab (surat) yang agung, yang telah diterima oleh umat.” (I’lamul Muwaqqi’in Juz 1 hal. 110).

Syaikh Yahya hafizhahullah berkata: “Para ulama telah bersepakat untuk menerima surat ‘Umar ini.”

Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali hafizhahullah berkata:

الحق يا عبد الرحمن أكبر من السموات والأرض، وأكبر من الطوائف التي تدافع عنها. وهو أحب إلينا من الأبناء والعشائر اهـ. (“جماعة واحدة” /ص86).

“Kebenaran itu wahai Abdurrahman, lebih besar daripada langit dan bumi, dan lebih besar daripada kelompok-kelompok yang kamu bela. Kebenaran itu lebih kami cintai daripada anak, dan keluarga.” (Jama’ah Wahidah hal. 86).

[Dari berbagai sumber]

Bersambung… insya Allah

 

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Kata-Kata Mutiara, Syair
KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image