Jelang Buka Puasa, Presiden RI Sampaikan ‘Kontum’ (3 Ramadhan 1432 H)

Jakarta – Jika para dai biasanya menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum), maka tidak demikian apa yang dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjelang buka puasa bersama di Istana Negara. Presiden menyampaikan Kontum. Apa itu?

"Nanti akan ada hikmah Ramadan yang akan disampaikan oleh Bapak Prof Nazaruddin Umar. Saya sampaikan semacam kontemplasi singkat, renungan singkat, kalau adal kultum, saya kontum, atau kontemplasi tujuh menit, atau rentum, renungan tujuh menit," kata SBY, Rabu (3/8/2011).

Mengawali kontum-nya, Presiden SBY berterimakasih kepada Allah SWT yang masih memberinya kesempatan untuk melanjutkan ibadah di bulan Ramadan.

SBY melanjutkan, ada 5 ciri masyarakat yang baik. 5 Ciri tersebut diharapkan bisa diterapkan oleh masyarakat Indonesia. "Pertama, adalah masyarakat yang berperadaban, masyarakat yang penuh dengan etika, moralitas, dan budi pekerti," kata SBY.

Kedua, menurut SBY, masyarakat yang baik adalah masyarakat yang berpengetahuan. Tanpa itu, bangsa Indonesia tidak akan maju. "Yang ketiga, masyarakat yang rukun, harmonis dan toleran. Yang keempat masyarakat terbuka, yang bebas menyampaikan pikiran-pikirannya, ini ciri-ciri masyarakat modern," ujarnya.

Sedangkan yang kelima, adalah masyarakat yang tertib serta patuh pada norma dan pranata yang ada. "Jika ini tidak ada, maka masyarakat akan pincang. Kalau yang kokoh tiga, yang dua kropos maka ibarat gedung itu tinggal menunggu kapan runtuhnya," SBY mengibaratkan.

"Kalau yang menonjol dua, sisanya tidak, masyarakat tidak akan teduh," imbuh SBY.

SBY berharap, Indonesia akan menjadi negara yang religius, modern, tapi tidak meninggalkan jati diri. (anw/lrn)

Sumber: detiknews.com

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Buka Puasa, Presiden RI, Puasa, Ramadhan, Sahur, Shaum
KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image