Kasihan Muslim AS Terimbas Tragedi 9/11

WASHINGTON – Menjelang peringatan 10 tahun serangan 11 September, warga Muslim Amerika Serikat (AS) merasakan meningkatnya kebencian terhadap mereka. Beberapa dari warga merasa tidak nyaman saat hendak menuju masjid di sekitar tempat tinggal mereka.

Di saat Al Qaeda melakukan serangan yang menyebabkan runtuhnya menara kembar WTC di New York, sejak saat itu pula keberadaan Muslim AS berubah. Khusus di New York yang dipenuhi 600 ribu warga Muslim, langsung merasakan akibatnya.

Sekira 112 hari setelah serangan 11 September 2001 berlangsung, sekira 96 laporan kekerasan terhadap Muslim dicatat oleh Kepolisin New York. Hingga 2004, keadaan pun berlangsung normal, dengan tanpa adanya laporan terhadap mereka.

Namun menjelang peringatan 10 tahun tragedi 9/11, kebencian warga AS khususnya di New York terhadap warga Muslim dikabarkan mulai meningkat. Polisi pun terpaksa melakukan penjagaan ketat di beberapa masjid New York.

Mobil polisi dan puluhan alat pendeteksi metal di didirikan di sekitar masjid Park St, yang keberadaannya tidak jauh dari lokasi runtuhnya menara kembar WTC.

“Warga tidak menghendaki pembangunan masjid di sekitar wilayah (menara WTC). Kami tidak pernah mengalami hal ini sebelum serangan 9/11,” ungkap Mohammed Aziz yang juga anggota polisi New York, seperti dikutip Associated Press, Rabu (7/9/2011).

Kebencian warga New York terhadap pembangunan masjid dikabarkan meningkat, serangan terhadap warga meningkat dari enam insiden menjadi 19 insiden yang dilaporkan.

Selain itu, kerap juga terjadi serangan terhadap warga Muslim di dalam taksi. Kasus paling parah adalah, serangan seorang penumpang terhadap supir taksi yang merupakan seorang Muslim.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Serikat Taksi New York menunjukan, 55 persen dari supir taksi diminta kembali ke negaranya hanya karena mereka memeluk agama Islam. Kejadian ini pun terus terjadi selama 12 bulan terakhir.

Sementara survei yang dilakukan oleh Pew Research Center yang dikeluarkan bulan lalu menemukan bahwa 43 persen warga Muslim Amerika, terus mengalami penganiayaan sepanjang tahun lalu. Meski kerap diancam dengan tindak kekerasan, banyak warga Muslim AS yang enggan melaporkan kejadian kekerasan yang mereka alami.

Setelah peristiwa 9/11 keadaan warga Muslim AS tidak sama seperti dahulu. Bahkan di sekolah, murid Muslim pun kerap mengalami tindakan diskriminatif dari murid lain atau bahkan dari sebagian kecil guru.

(faj) | okeZone

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Al Qaeda, Amerika Serikat, Bom, Bom Bunuh Diri, INFO SUNNIY, Jihad Fii Sabilillah, Kafir, Khawarij, Peledakan, Pengeboman, Syahid, Teroris, Terorisme
One comment on “Kasihan Muslim AS Terimbas Tragedi 9/11
  1. abulfaiz mengatakan:

    salamu ‘alaikum. hanya sedikit saran saja bagi semua saudaraku admin blog / website ini. jangan mudah terpancing atau termakan oleh berita yang digelontorkan oleh kaum kafir dalam konspirasi globalnya yang memberitakan bahwa pelaku serangan 11 september_dan juga aksi ‘terorisme’ lain_adalah kaum muslimin. Fakta – fakta yang kemudian muncul, bahwa kaum kafir sendiri lah yang merekayasa serangan itu lalu dengan mengambinghitamkan kaum muslimin supaya peristiwa tsb dapat dijadikan alasan untuk menyerang dan mempresure ummat islam yang menginginkan kebangkitan islam. Misi itu dijalankan oleh musuh – musuh Islam ; Amerika dan sekutunya dengan label “War on Terrorism”. Namun sayang, fakta – fakta yang ada tersebut yang oleh media yang telah dikuasai pula oleh kaum kafir dan munafik, disembunyikan. Sehingga yang tampak adalah bahwa kaum muslimin lah (al -Qaida) yang berada di balik serangan 11 September tsb.

    “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu” (QS. al- Hujurot : 6)

    “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya” ( QS. al- Isro’ : 36).

    Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh. Betul sekali akhi, jika kabar yg berkenaan dgn saudara kita itu diberitakan oleh orang kafir maka kita harus tabayun dulu sebagaimana yg difirmankan Allah Ta’ala dalam Quran Surat Al Hujurat ayat 6.

    Adapun tragedi 9/11 dengan bangga Usamah bin Ladin mengatakan bahwa peristiwa itu adl dorongan dan ajakannya.

    Didalam buku Nasehat dan Wasiat Kepada Umat Islam Dari Syaikh Mujâhid Usâmah bin Lâden, terbitan Granada Mediatama, cet. I/Rabi’ul Akhir 1425/Juli 2004, terdapat Wawancara Exclusive Al Jazeera dengan Syaikh Usamah bin Ladin Pasca 11 September 2001, pada hal. 189 Usamah bin Laden menegaskan :

    “Jadi untuk menghentikan dan memotong kedzaliman kaum kuffar adalah dengan memerangi mereka. Tudingan bahwa peristiwa serangan 11 September itu didorong oleh ajakan kami, maka itu benar.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image