Cuaca di Madinah Masih Panas, Waspadai Kejahatan di Toilet

Makkah – Sebanyak 221 ribu calon jamaah haji Indonesia bersiap diri untuk mulai terbang pada 2 Oktober. Saat ini cuaca di Saudi terhitung masih panas, karena itu jamaah diharap untuk mengantipasinya.

Saat detikcom bersama Panitia Petugas Ibadah Haji (PPIH) 2011 mendarat di Bandara Jeddah pada Senin (26/9/2011) pukul 16.35 Waktu Arab Saudi (WAS) atau 20.35 WIB, suhu tercatat 35 derajat Celcius.

Hari Rabu (28/9/2011), rombongan PPIH berpindah ke Madinah dan suhu tercatat 38 derajat Celcius.”Cuaca masih panas,” kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Akhmad Djauhari, di Kantor Misi Haji Indonesia di Madinah.

Karena itulah, Djauhari menyarankan jamaah nantinya untuk banyak minum dan mengkonsumsi buah-buahan segar. “Agar tidak dehidrasi,” ujarnya.

Selain menjaga kesehatan dengan banyak minum, jamaah juga harus mewaspadai penipuan yang mengintai ketika petama kali menginjakkan kaki di tujuan. Penipuan itu dilakukan oleh sesama WNI yang bermukim di Saudi. Mereka biasanya beroperasi di sekitar toilet atau tempat berwudhu dengan memberikan informasi palsu.

“Mereka bilang,Bu,kalau ke toilet jangan bawa apa-apa, apalagi di tas Ibu ada Alquran. Titipkan saja pada saya,” kata Djauhari mencontohkan modus yang muncul. Pelaku biasanya sudah mempelajari dari daerah mana calon korban, sehingga mereka bisa menyesuaikan dengan bahasa lokal target. Selain toilet/tempat wudhu, rute Masjid
Nabawi ke pemondokan juga rawan disatroni penipu.

Karena praktek penipuan ini cukup marak, Daker Madinah akhirnya membentuk sektor khusus yang bermarkas di sekitar Masjid Nabawi beranggotakan 30 personel dari TNI/Polri. Sektor khusus ini tahun lalu telah dirilis, hanya saja pematangannya baru dilakukan tahun ini.

Djauhari juga memberikan saran kepada para jamaah. Pertama, jangan bepergian sendirian. Orang yang terlepas dari rombongan dan terlihat bingung, akan menjadi sasaran empuk penipu yang merupakan ‘saudara’ sebangsa. Kedua,harus waspada pada orang-orang bermulut manis yang menawarkan jasa bantuan.

Madinah adalah kota kedua yang menjadi hunian jamaah setiba di Jeddah.Di kota ini, jamaah akan melaksanakan salat Arbain yaitu salat fardhu yang dilakukan sebanyak 40 waktu secara berjamaah di Masjid Nabawi. Setelah itu jamaah akan bergerak ke Makkah menjelang puncak haji.

(nrl/van) | detikNews

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Haji, INFO SUNNIY, Madinah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image