Apakah dibolehkan Seorang Anak Melakukan Ibadah Haji Wajib dengan Kekayaan Ayahnya?

Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta

Pertanyaan:

Aku memiliki seorang putra yang usianya sekitar 20 tahun. Aku memiliki mobil tapi tidak tahu bagaimana caranya menyetir mobil dan dia (anak saya) adalah orang bisa menyetir. Aku ingin melakukan haji dengan mengendarai mobilku dan pada saat yang sama anak saya dapat memenuhi kewajibannya (Haji). Dia adalah seorang siswa di sekolah. Namun, ia mendengar bahwa bagi orang yang belum memenuhi kewajibannya (Haji), tidak diperbolehkan untuk memenuhi dengan kekayaan ayahnya. Dia harus bekerja sampai mencukupi dengan hartanya untuk biaya haji. Saya dianugerahi kekayaan karena karunia Allah. Mohon puaskan aku dengan jawaban. Jazakumullahu khoiron.

Jawaban:

Jika seorang anak melakukan kewajibannya (Haji) dengan kekayaan ayahnya, hajinya adalah sah. Lebih baik baginya untuk tidak menunda-nunda dalam melakukan ibadah haji dengan ayahnya dan membantunya dalam mengendarai mobil, karena ini adalah bentuk kasih sayang dan kebaikan untuk ayahnya.

Fatawa Islamiyah, vol.4, hal.57, DARUSSALAM

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Fatwa, Haji
KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image