Dua Warga Arab Saudi yang Terbukti Membunuh Dihukum Pancung

Riyadh (ANTARA News) – Dua orang Arab Saudi yang dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan dihukum pancung dengan pedang, Jumat, di kota Tabuk di wilayah utara negara itu. Arab Saudi konsisten memberlakukan hukum Islam sebagai landasan hukum formal negara kerajaan itu.

Karim bin Farhan al-Messeyden al-Atawi dinyatakan bersalah menikam hingga tewas dua bersaudara, Hammud dan Saud Ali al-Atawi, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang disiarkan kantor berita SPA.

Dalam kasus lain, Ahmed bin Awdeh al-Atawi dinyatakan bersalah menembak mati seorang Afghanistan, Mohammed Zaki Zaher Khan, dengan senapan mesin, kata kementerian itu dalam pernyataan terpisah.

Dengan eksekusi kedua orang itu, jumlah orang yang dipancung di Arab Saudi menjadi sedikitnya 48.

Arab Saudi “memulai lagi eksekusi-eksekusi pada kecepatan yang mengkhawatirkan”, kata Amnesti Internasional bulan lalu, dengan menambahkan bahwa sekitar 140 tahanan diperkirakan berada dalam daftar hukuman mati di negara kerajaan tersebut.

Organisasi yang bermarkas di London itu mengatakan, Arab Saudi adalah salah satu dari sejumlah kecil negara yang menentang resolusi Majelis Umum PBB pada Desember lalu yang mendesak moratorium hukuman mati di seluruh dunia.

Pemerkosaan, pembunuhan, kemurtadan, perampokan bersenjata dan penyelundupan narkoba bisa dikenai hukuman mati sesuai dengan hukum Islam di negara Arab yang kaya minyak itu. (M014)

antaraNews

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Arab Saudi, Hukum Pancung, INFO SUNNIY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image