Sampai Hari Ini Jamaah Haji Indonesia Wafat Tercatat 314 Orang (Dzulhijjah 1432H)

Makkah – Jumlah jamaah haji Indonesia yang wafat per Rabu (16/11/2011) pukul 18.00 WAS mencapai 314 orang. Pasca puncak haji di Arafah, Muzdalifah, Mina (Armina), infeksi pernafasan menjadi kasus yang menonjol sebagai penyebab kematian.

Siskohat Kesehatan menulis jamaah yang meninggal di Madinah hari ini adalah Sri Romelah Syamsuri, warga Kodya Jakarta Timur. Perempuan 66 tahun kategori risiko tinggi (risti) ini meninggal akibat gangguan pernafasan di pemondokan.

Sedangkan 10 jamaah meninggal di Makkah hari ini, karena gangguan pernafasan dan jantung. Ke-10 jamaah itu adalah Dakrim, Muh Rapi, Hadi Sunanto, Hodin, Marsiah, Muhammad Nur,St Adenah, Suhendi, Tasripin, dan Warsobun.

Kasi Kesehatan Kantor Misi Haji Indonesia di Madinah, dr Subagyo, menuturkan, pada kedatangan jamaah di Madinah fase I, sakit yang diderita jamaah mayoritas merupakan penyakit bawaan dari Tanah Air.

Sedangkan pada fase II, merupakan penyakit baru akibat kegiatan ibadah haji di Makkah dan Armina, yang bercampur dengan jutaan jamaah asing. Infeksi pernafasan menjadi kasus yang dominan.

Untuk itu, dr Subagyo menyarankan agar jamaah haji sembari menunggu kepulangan ke Tanah Air, untuk rajin memakai masker yang dibasahi dan rajin minum air.

(nrl/irw) | detikNews

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Arab Saudi, Haji, INFO SUNNIY, Kesehatan Haji, Madinah, Masjid Nabawi, Masjidil Haram, Mekkah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image