438 Jamaah Haji Indonesia Wafat Hingga 1 Muharram 1433H

MADINAH- Memasuki tahun baru Islam, 1 Muharram, atau pekan ketiga pemulangan, sebanyak 438 jamaah haji wafat di Arab Saudi. Makkah masih menjadi lokasi terbanyak jamaah haji wafat, yaitu sebanyak 348 orang.

Kemudian, Madinah 45 orang, Mina 25 orang, Jeddah 10 orang, Arafah 6 orang, dan perjalanan sebanyak 4 orang. Demikian data yang dikutip Okezone dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), pukul 23.00 waktu Arab Saudi atau 03.00 WIB, Sabtu (26/11/2011).

Sedangkan tempat wafat, terbanyak di rumah sakit Arab Saudi, sebanyak 175 orang, pemondokan 141 orang, BPHI 70 orang, perjalanan 22 orang, sektor BPHI 19 orang, Masjid 8 orang, dan pesawat 3 orang.

Berdasarkan jenis kelamin, jamaah haji pria lebih banyak yaitu 286 jamaah haji, jamaah haji wanita 152 orang. Usia di atas 60 tahun sebanyak 322 orang, 50-59 orang sebanyak 94 orang, 40-49 orang sebanyak 20 orang, dan di bawahnya 2 orang.

Jika berdasarkan debarksi, jamaah haji Surabaya atau SUB masih paling tinggi jamaah haji wafat, yaitu sebanyak 81 orang, Surakarta (SOC) 77 orang, Bekasi (JKS) 50 orang, Jakarta (JKG) 48 orang, Ujung Pandang 29 orang, Batam dan BPIH khusus masing-masing 27 orang, Palembang 21 orang, Padang dan Medan masing-masing 18 orang, Aceh 15 orang, Banjarmasin 14 orang, dan non kloter 1 orang.

(ded) | okeZone

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Arab Saudi, Haji, INFO SUNNIY, Madinah, Masjid Nabawi, Masjidil Haram, Mekkah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image