Bertemu Dubes, SBY Ingin Jajaki Kerja Sama dengan Arab Saudi

Jakarta – Sore ini Presiden SBY bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Abdulrahman Muhammed Amen Al-Khayyat. Pertemuan yang berlangsung di kantor kepresidenan tersebut merupakan pertemuan perpisahan, karena masa jabatan Al–Khayyat yang sudah berakhir dan akan segera kembali ke Arab Saudi.

Dalam pertemuan tersebut SBY dan Al-Khayyat juga membicarakan kemungkinan kerja sama di Indonesia dengan Arab Saudi.

“Presiden sampaikan apresisasi hubungan kedua negara, juga terkait masalah WNI kita juga diucapkan terimakasih kepada pemerintah Saudi terhadap masalah-masalah hukum. Bidang ekonomi, dengan kembalinya Dubes tersebut ke Arab Saudi bisa mendorong kerjasama ekonomi yang lebih fokus di bidang food security, dan energi security,” ujar staf Khusus Presiden bidang Hubungan Luar Negeri, Teuku Faizasyah. kepada wartawan di kantor kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Rabu (14/12/2011).

Menurut Faizasyah, Indonesia akan serius untuk melakukan kerjasama dengan negara Arab Saudi, terutama di bidang ekonomi. Sebagai upaya penjajakan, Presiden akan segera mengirim Menko Perekonomian Hatta Rajasa ke Arab Saudi.

“Dalam waktu dekat Presiden akan mengirimkan misi ekonomi yaitu bapak Menko Perekonomian untuk menjajaki secara lebih jelas lagi bentuk-bentuk kerjasama ekonomi yang bisa dikembangkan,” terangnya.

Diharapkan dengan kembalinya Dubes Al-khayyat ke Arab Saudi bisa semakin mempererat hubnungan kedua negara. Mengingat Al-Khayyat sudah bertugas selama lima tahun di Indonesia.

“Sifat kunjungan ini adalah kunjungan perpisahan dan kita mengevaluasi hal apa yang dilakukan. Selain itu Presiden juga sampaikan harapan yang bersangkutan agar bisa menimba karier yang lebih baik lagi,” imbuhnya.

(her/gah) | detikNews

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Arab Saudi, INFO SUNNIY, Nasional, Presiden RI
One comment on “Bertemu Dubes, SBY Ingin Jajaki Kerja Sama dengan Arab Saudi
  1. Indra Palopo mengatakan:

    Ini langkah yang bagus mengingat Saudi adl negeri Islam dan banyak membantu negara-negara Islam.

    Indonesia tidak boleh tergantung dengan negara kafir semacam Amerika dan sekutunya, yang ada kita akan dikeruk kekayaan oleh mereka dan diperdaya.

    Ayo kerjasama dengan Arab Saudi insyaallah menguntungkan dan sama-sama adil karena ia adl negara satu-satunya di dunia yang menerapkan syariat Islam sesuai dengan Al Quran dan As Sunnah menurut pemahaman salafus shalih, insyaallah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image