Lima Penjudi Dihukum Cambuk di Kuala Simpang

KUALA SIMPANG – Lima warga Tamiang yang menjadi terhukum dalam kasus judi dihukum cambuk lima sampai sepuluh kali oleh Kejaksaan Negeri Kuala Simpang, Aceh Tamiang, di depan Kejaksaan Negeri Kuala Simpang, Kamis (15/12/2011).

Mereka yang dihukum, Ramadhani alias Deni bin Bahar sebanyak 6 kali, Abdullah Idris alias Sidol (10 kali), Jumino alias Pentol (6 kali), Putra Mariono bin Suparlan (10 kali), dan Mangalata Lubis alias Lubis (10 kali) telah memperoleh ketetapan hukum tetap dari Mahkmah Syariah Kuala Simpang.

Kepala Kejaksaan Negeri Kuala Simpang, M Basyar Rifai SH kepada Serambi, Kamis (15/12/2011) mengatakan, pelaksanaan hukum cambuk di Aceh Tamiang di penghujung tahuan 2011 untuk kelima kalinya dilaksanakan Kejari Kuala Simpang kurun waktu sejak pertengahan 2010 sampai 2011 dengan jumlah terhukum sebanyak 21 orang.

“Sepanjang hukumannya masih berlaku intitusi yang dipimpinnya tetap komit melaksanakan hukuman cambuk di Aceh Tamiang karena tidak bertentangan dengan HAM,” ujarnya.

Ditambahkanya ada hukum positifnya pelaksanaan uqubat cambuk ini yang tidak bertentangan dengan hukum di Republik Indonesia.

Kejari Kuala Simpang salah satu Kejari di Aceh yang gencar melaksanakan hukuman cambuk bagi pelanggar Syariat Islam karena Aceh Tamiang merupakan pintu masuk ke Aceh.

Kajari juga mengajak seluruh lapisan warga agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar qanun Syariat Islam dan bagi para terhukum agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. (M Nasir)

TRIBUNnews

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Aceh, Hukum Cambuk, INFO SUNNIY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image