Inilah Pujian, Kritik dan Arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Kepada Segenap Jajaran Polri

Jakarta – Sepanjang tahun-tahun terakhir, Polri menunjukkan prestasi dan capaian yang tidak kecil. Namun selalu ada hal-hal yang perlu diperbaiki sehingga Polri lebih mampu menjalankan tugas menjaga ketertiban dan menganyomi masyarakat.

Demikian pengantar dari Presiden SBY dalam pengarahannya kepada jajaran perwira tinggi Polri. Acara berlangsung di ruang Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (23 Shafar 1433H / 17 Jan’2012).

“Tidak terhitung apa yang bisa saudara cegah, netralisasikan dengan demikian tidak sampai terjadi aksi terorisme-terorisme,” ujar SBY tentang salah satu prestasi Polri.

Presden juga mengapresiasi polri atas kinerja dalam membongkar kasus narkoba, pengamanan saat hari raya. Tidak ketinggalan pengamanan VVIP terhadap tamu negara yang pada tahun lalu sangat banyak mengadakan kunjungan kerja ke Indonesia.

“Pelayanan kepolisian yang semakin baik kepada masyarakat, ada perubahan dari tahun ke tahun. Rekrutmen pengadaan personel Polri saya nilai bersih dan transparan. Ini penting sehingga setiap warga negara miliki kesempatan sama untuk jadi perwira,” tambah SBY.

Namun kinerja Polri dalam menangani kasus kekerasan, menurut SBY masih perlu diperbaiki. Ada beberapa tindak kekerasan dinilainya lambat diantisipasi kepolisian.

“Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, salah satu tugas pokok Saudara, utamanya dalam tangani aksi kekerasan. Masih ada yang tidak siap. Saya bahkan pernah bicara dengan Kapolres, ada yang kurang responsif,” wanti SBY.

Bahkan Presiden SBY melihat masih ada anggota kepolisian yang kurang profesional di lapangan. Sehingga ada kesan ada pembiaran yang dilakukan oleh aparat.

“Saya tahu itu bukan pembiaran, tapi karena tidak siap yang dengan mudah dituduh pembiaran. Bahkan yang dianggap melakukan pembiaran bukan polri saja, tapi negara,” sambung SBY.

Kedaulatan NKRI Harus Ditegakkan di Papua

Kondisi kemanan nasional jadi fokus Presiden SBY dalam arahannya kepada petinggi Polri. Di antaranya adalah dinamika keamanan di Papua yang ditekankannya harus Polri pantau sebagai bagian upaya mempertahankan integritas NKRI.

“Bagaimanapun kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI harus ditegakkan, termasuk Papua,” tegas SBY.

Presiden mengingatkan bahwa hukum dan ketertiban masyarakat harus selalu Polri tegakkan. Siapa saja yang mengancam ketertiban masyarakat, aparat keamanan harus bisa memprosesnya.

“Kalau penegak hukum dilarang memproses hukum bagi warga yang dianggap melanggar hukum saya kira tidak benar,” terangnya.

Namun SBY berharap, pencehagan dini bisa dikedepankan aparat. Dengan demikian bisa memnimalisir terjadinya pelanggaran oleh aparat.

“Cegah tindakan yang berlebihan agar tidak melanggar HAM,” imbuhnya

(detikNews)

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam INFO SUNNIY, Nasional, POLRI, Presiden RI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image