Astaghfirullah..!! Ritual Syirik “Ngalungsur Pusaka” Mewarnai Peringatan Maulid Nabi

Garut – Para peziarah dari dalam dan luar kota mengikuti upacara adat “Ngalungsur Pusaka” di puncak bukit Kampung Godog Makam, Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian memperingati Maulid Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam di kawasan situs makam Godog atau makam Prabu Kiansantang salah seorang penyebar agama Islam di tanah Pasundan.

“Kegiatan ini sebagai penghormatan terhadap perjuangan beliau,” kata Ketua juru kunci Makam Godog, Ahmad Syarifudin Mansyur.

Upacara adat “Ngalungsur Pusaka” yang setiap tahunnya digelar itu, kata Ahmad, selalu dipadati para peziarah yang sengaja datang untuk mengikuti doa bersama.

Sementara itu rangkaian pelaksanaan “Ngalungsur Pusaka” dimulai dengan mengeluarkan seluruh benda pusaka seperti keris, pedang, dan miniatur alat-alat pertanian serta benda tajam untuk mengkhitan pada zaman dulu yang disimpan di makam Godog.

Seluruh benda pusaka dibawa ke aula sekitar makam Godog kemudian menggelar doa bersama dan selanjutnya membersihkan benda-benda pusaka dengan cairan wangi-wangian.

Benda pusaka yang sudah dimasukkan dalam peti dibawa kembali ke sebuah bangunan tempat makam Prabu Kiansantang yang diikuti para peziarah dan sesepuh

(ANTARA News)

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Garut, INFO SUNNIY, Maulid Nabi, Nasional, Syirik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image