Penjagaan Terhadap Tauhid: Masyarakat Merusak Arca Karena Khawatir Dijadikan Berhala

WARGA Dusun Cawang Lama, Kecamatan Dempo Utara kembali menemukan situs megalit berupa arca. Arca atau patung batu tersebut ditemukan warga berada di tengah perkebunan kopi. Namun saat ditemukan kondisi arca sangat memprihatinkan, karena arca itu sudah tidak lagi memiliki kepala.

Bahkan saat ditemukan arca tersebut sudah dipenuhi tumbuhan lumut dan hampir tidak lagi terlihat bentuknya. Akibatnya ukiran atau pahatan di tubuh arca tidak terlalu nampak. Hal inilah yang membuat pemilik kebun tidak tahu jika batu tersebut adalah salah satu situs bersejarah.

Informasi yang dihimbun Sripo, menyebutkan, batu arca tersebut ditemukan warga sekitar yang saat sedang bekerja di kebun kopi. Warga melihat ada sesuatu yang aneh dengan batu tersebut karena memiliki gambar menyerupai tangan.

Melihat keanehan itu warga langsung memberitahu penemuan tersebut ke warga dan petugas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pagaralam. Saat mendapat informasi tersebut petugas dari Disbudpar langsung mendatangi lokasi dan memastikan jika batu itu benar berupa arca.

Melihat banyaknya penemuan arca yang rusak atau tanpa kepala, masyarakat Pagaralam mulai bertanya-tanya apa penyebab kerusakan di situs bersejarah tersebut. Karena dari sekian banyak arca yang ditemukan sebagaian ditemukan dengan kondisi tanpa kepala.

Pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pagaralam, Binggi mengatakan, apa sebenarnya penyebab banyaknya arca yang ditemukan di Kota Pagaralam dalam kondisi rusak dan tanpa kepala.

“Saya cukup prihatin dengan kondisi arca yang baru saja ditemukan warga Cawang Lame tersebut. Karena lagi-lagi arca yang ditemukan sudah dalam kondisi rusak, bagian tubuhnya sudah tidak lengkap lagi seperti kepala,” ujarnya.

Padahal menurutnya, arca merupakan salah satu peninggalan sejarah yang bisa memberikan petunjuk bagaimana peradaban manusia terutama masyarakat Besemah pada zaman itu. Namun dengan banyaknya situs megalit yang rusak maka akan sulit mengetahuinya.

“Dengan banyaknya arca yang rusak menimbulkan berbagai pertanyaan, apakah ini sengaja dirusak atau memang rusak karena sudah dimakan usia bahkan karena ketidaktahuan masyarakat,” jelasnya.

Amri (34) warga Dusun Cawang Lame mengatakan, banyaknya situs megalit yang rusak bisa saja rusak akibat tangan jahil manusia. Karena menganggap di dalam situs tersebut terdapat harta karun.

“Dulu pernah ada cerita arca di kawasan Gumai yang dirusak karena warga menganggap di kepala Arca tersebut terdapat harta karun. Namun saat dihancurkan tidak ada apa-apa, malah warga yang menghancurkannya sakit,” katanya.

Petugas Balai Arkeologi (Balar) Palembang, Kristantina mengatakan, kerusakan arca diduga sengaja dirusak. Karena untuk menghilangkan kebiasaan memuja patung atau berhala. Namun bisa juga arca tersebut dirusak untuk menghilangkan kebiasaan atau sejarah masyarakat Besemah dahulu.

“Mungkin sengaja dirusak karena dianggap Berhala. Untuk menghilangkan kebiasaan memberikan persembahan kepada patung maka arca tersebut dirusak. Kemungkinan arca tersebut dirusak pada masa sudah masuknya agama di kawasan Kota Pagaralam. Namun untuk kepastian harus diteliti lagi,” jelasnya.

(Sriwijaya Post)

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam INFO SUNNIY, Nasional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image