Na’udzubillah..!! 4 Orang Tewas Ketika Mengunjungi Gua Kramat

Karawang – Tim gabungan yang dikoordinatori Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akhirnya menemukan seseorang dari 11 peziarah yang hilang di dalam goa keramat, Kampung Kutamariem, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, Selasa.

Kepala Seksi Bantuan Korban Bencana, Dinas Sosial Karawang, Obin Istiaman, mengatakan, setelah tim gabungan yang terdiri Tagana (taruna siaga bencana), SAR, polisi, dan komunitas mobil offroad melakukan penyisiran di sekitar goa keramat akhirnya ditemukan seorang peziarah yang hilang sejak beberapa hari terakhir.

Seorang peziarah yang ditemukan terakhir itu ialah Adi Setia Wanardi (16), seorang pelajar SMK PGRI, warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Klari, Karawang. Adi ditemukan tim gabungan di sekitar goa keramat yang sebelumnya diterjang air bah.

“Tim gabungan baru diturunkan sejak Selasa pagi tadi, dan alhamdulillah pada sore harinya ditemukan. Sekarang korban sudah dibawa ke rumahnya,” kata Obin, kepada ANTARA, di Karawang, Selasa.

Sementara itu, selain Adi, tiga orang peziarah goa keramat lainnya dikabarkan meninggal dunia setelah diterjang air bah pada Senin (5/3).

Ketiga korban lainnya itu ialah Rahmat Soleh bin Abdul Halim (28), warga Desa Walahar, Kecamatan Klari, Karawang, Rohim Soleh bin Amad (37), warga Desa Serang, Cikarang, Bekasi, serta Jaja (30), warga Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.

Peristiwa yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia itu terjadi ketika para korban yang meninggal dunia bersama peziarah lainnya masuk ke Goa Masigit yang berlokasi di Kampung Kutamariem, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel. Tetapi setelah masuk ke dalam goa, tiba-tiba datang air bah.

Sebanyak 11 peziarah yang berada di dalam goa itu masing-masing langsung menyelamatkan diri. Tetapi beberapa dari mereka terjebak, hingga akhirnya meninggal dunia.

Seorang korban selamat, Siswanto, mengatakan, sebelum kejadian sempat hujan deras di sekitar goa. Sebanyak 11 peziarah datang dari berbagai daerah sekitar Karawang.

Mereka tidak sengaja bertemu di lokasi, karena gua keramat itu banyak dikunjungi warga dari berbagai daerah, untuk meminta segala hal yang diinginkan para peziarah.

“Tujuan masuk ke dalam goa hanya untuk mandi di dalam goa,” katanya.

Ia mengaku tidak mengira akan terkena musibah hingga menelan korban jiwa saat berziarah ke goa itu. Karena dari tahun ke tahun tidak pernah ada kejadian, apalagi ada air bah di dalam gua itu.

(ANTARA News)

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam INFO SUNNIY, Nasional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image