Twiter Kuwait mendapat Hukuman Penjara 10 tahun Karena Menghujat Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam

KUWAIT CITY: Pengadilan Umum di Kuwait menghukum seorang twiter dengan 10 tahun penjara kemarin atas tuduhan menghina Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam, Ummul Mukminin Aisyah Radhiallahu’anha dan Shahabat Radhiallahu’anhum.

Pengacara terdakwa Khaled Al-Shatti mengatakan, “Kami berencana untuk naik banding terhadap klien kami Hamad Al-Naqi di pengadilan banding dan kami sangat optimis bahwa pengadilan yang lebih tinggi akan membatalkan tuntutan,” kata Shatti.

Dakwaan itu didasarkan pada sejumlah kicauan pada akun Twitter-nya, tapi Naqi mengatakan kepada penyidik bahwa account-nya telah hacked, kata pengacara. Naqi ditangkap sekitar tiga bulan lalu dan telah berada di balik jeruji besi sejak itu.

Dalam beberapa bulan terakhir, pengadilan Kuwait telah mengeluarkan hukuman penjara terhadap twiter dan aktivis di tengah kenaikan tajam dalam ketegangan sektarian antara mayoritas Sunni emirat dan minoritas Syiah yang sesat.

Parlemen, yang dikendalikan oleh Islamis dan konservatif, bulan lalu mengesahkan undang-undang yang menetapkan hukuman mati karena pelanggaran agama yang serius, tetapi RUU ini belum ditetapkan.

(AFP)

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam INFO SUNNIY, Kuwait, Timur Tengah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image