Rusaknya Aqidah Al Wala wal Bara Firqah Hizbiyah Ikhwanul Muslimin

Pelajaran Penting bagi Kaum Muslimin dari Kiprah Partai yang lagi hangat dibicarakan dunia; Ikhwanul Muslimin di Panggung Politik Nasional dan Internasional yang Tanpa Didukung oleh Ilmu Syar’i sesuai Pemahaman Salaf

Al Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Diantara penyimpangan kelompok bid’ah IM adalah rusaknya aqidah al-Wala’ (Cinta) dan al-Baro’ (Benci) dalam diri seorang muslim. Sehingga menjadi tidak jelas siapa sepatutnya yang dicintai oleh seorang muslim dan yang harus dibenci.

Di pusatnya Mesir, mereka sudah terbiasa menjalin kemitraan dengan KRISTEN KOPTIK dan Syi’ah, bahkan ada usaha-usaha untuk melakukan penyatuan antara Sunni dan Syi’ah. Kelompok IM itu sendiri adalah kumpulan orang-orang yang memiliki berbagai macam aqidah yang menyimpang, tidak peduli Mu’tazilah, Syi’ah, Sufi dan Liberal, asalkan mendukung IM, maka menjadi sahabat mereka.

Sebaliknya, meskipun seorang Sunni Salafi Muwahhid namun tidak bergabung dengan mereka maka bukan sahabat mereka. Ini kenyataan di banyak negeri, walaupun yang tertulis dalam buku-buku mereka adalah keharusan menjalin “UKHUWAH” dengan setiap muslim.

Muhadditsul Madinah Asy-Syaikh Al-‘Allamah Abdul Muhsin Al-‘Abbad hafizhahullah berkata,

“Sebagai contoh (jama’ah yang menyimpang), adalah jama’ah Ikhwanul Muslimin, prinsip mereka; siapa yang bergabung bersama mereka maka dia adalah sahabat mereka, yang kemudian dicintai. Adapun yang tidak bergabung maka mereka anggap berbeda dengan mereka. Adapun anggota mereka, meskipun dia adalah seburuk-buruknya makhluk Allah; meskipun dia seorang Syi’ah Rafidhah, maka dia tetap dianggap sebagai saudara dan sahabat mereka.

Oleh karenanya diantara manhaj mereka adalah mengumpulkan segala jenis manusia meskipun seorang Syi’ah Rafidhah yang membenci para Sahabat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, yang tidak mau mengambil kebenaran yang datang dari Sahabat, apabila ia bergabung bersama mereka maka dia adalah sahabat mereka dan dianggap sebagai anggota mereka, memiliki hak dan kewajiban yang sama.” (Kaset Fatawa al-‘Ulama fil Jama’at wa Atsaruha ‘ala Biladil Haramain, Tasjilat Minhajus Sunnah, Riyadh)

Adapun di negeri kita, orang kafir pun dapat dicalonkan sebagai anggota dewan oleh partai IM, bahkan dicalonkan menjadi gubernur dan walikota, ini sudah benar-benar terjadi di Indonesia Timur, walaupun calon gubernur dan walikota yang mereka dukung tersebut gagal memenangi PILKADA. Padahal ulama sepakat (ijma’) haram hukumnya mengangkat orang kafir menjadi pemimpin.

Allah ta’ala telah mengingatkan,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاء بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai orang-orang (pemimpin-pemimpin) yang kamu cintai; sebahagian mereka (orang-orang kafir) hanya pantas menjadi orang-orang yang dicintai bagi sebahagian yang lain (orang-orang kafir pula). Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka sebagai orang-orang yang dicintai, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.” [Al-Maidah: 51]

SEBAB PENYIMPANGAN AQIDAH IKHWANUL MUSLIMIN

Diantara sebab penyimpangan aqidah IM adalah karena PRINSIP DAKWAH mereka adalah mengumpulkan pengikut sebanyak-banyaknya, BERPADU dengan prinsip kufur demokrasi untuk meraih dukungan dan suara sebanyak-banyaknya, karena suara mayoritas menurut prinsip sesat ini adalah KEBENARAN dan KEKUATAN. Sehingga tidak jarang perkara-perkara yang dulu mereka ingkari saat ini mereka bolehkan demi mendulang suara sebanyak-banyaknya.

BERIRINGAN dengan prinsip batil,

نَتَعَاوَنُوا فِيْ مَا تَفَقْنَا عَلَيْهِ وَيَعْظُرُوْا بَعْضُنَا بَعْضًا فِيْ مَاخْتَلَفْنَا فِيْهِ

“Bekerjasama dalam perkara-perkara yang disepakati dan toleransi dalam perkara-perkara yang diperselisihkan.”

Padahal tidak setiap perselisihan dapat ditolerir. Maka yang terjadi adalah mengumpulkan pendukung sebanyak mungkin tanpa memperingatkan kesesatan mereka, bahkan harus ditolerir, sebab jika diingatkan kesesatan mereka maka ada kemungkinan besar mereka akan lari dari kelompok IM.

Walaupun setelah mengumpulkan manusia sebanyak-banyaknya ada usaha-usaha untuk mendidik, akan tetapi karena kesibukan politik (baca: mengejar kekuasaan) dan kurangnya ilmu agama maka pendidikan untuk mencetak seorang muslim dan muslimah yang shalih dan shalihah yang hakiki menjadi gagal total.

Muhadditsul ‘Ashr Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullah berkata,

“Hal ini bisa terjadi karena dakwah mereka dibangun di atas suatu prinsip: “Mari bersatu, kemudian belajar ilmu”, sedangkan pada hakekatnya mereka itu tidak punya ilmu pengetahuan. Telah berlalu pada mereka lebih dari setengah abad, namun tidak ada seorang Ulama pun di antara mereka.

Adapun kami, maka kami katakan, “Belajarlah dulu, baru berkumpul” sehingga berkumpul itu dibangun berdasarkan prinsip yang tidak ada perselisihannya di dalamnya.” [Lihat al- Fatawa al-Imaratiyah, Asy-Syaikh Al-Albani –rahimahullah-, pertanyaan no. 73 hal. 38]

Kurangnya ilmu agama inipun masih diperparah dengan rendahnya semangat menuntut ilmu syar’i, bahkan cenderung menjauhkan para pemuda dari kegiatan menuntut ilmu syar’i kepada kegiatan-kegiatan politik, dari membaca dan meniliti buku-buku ulama Salaf kepada berita-berita politik di koran-koran harian dan media massa lainnya.

Demikianlah yang akan terjadi jika prinsip dakwah untuk mencari pendukung sebanyak-banyaknya dan agar semua orang senang. Bahkan terkadang, hanya karena takut dibilang fundamentalis, ektremis, fanatis, garis keras dan semisalnya, mereka pun tidak segan-segan membuat Allah ta’ala murka dengan menyelisihi syari’at-Nya. Lalu setan menghias-hiasi perbuatan buruk mereka dengan kata-kata indah yang menipu untuk melegalkan penyimpangan mereka seperti, “Maslahat Dakwah”, “Ijtihad”, “Dakwah butuh dukungan”, “Dakwah butuh dana” dan lain-lain.

Nabi shallallahu’alaihi wa sallam telah mengingatkan,

من أرضى الناس بسخط الله وكله الله إلى الناس و من أسخط الناس برضا الله كفاه الله مؤنة الناس

“Barangsiapa yang mencari keridhoaan manusia dengan membuat Allah murka maka Allah akan menjadikannya bergantung kepada manusia. Dan barangsiapa mencari keridhoaan Allah meskipun dengan membuat manusia marah maka Allah akan menolongnya dari gangguan manusia.” [HR. At-Tirmidzi dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha, Shahih Al-Jami’: 6010]

Maka kemenangan dan kekuatan dari Allah ta’ala akan datang ketika seseorang berpegang teguh dengan syari’at Allah ta’ala, mencari keridhoaan-Nya dan takut dari murka-Nya.

Semoga menjadi pelajaran bagi kita agar tidak mudah memberikan dukungan politik kepada partai-partai yang membawa nama Islam.

Selengkapnya fatwa-fatwa ulama Sunnah tentang IM:

http://nasihatonline.wordpress.com/2010/09/24/fatwa-fatwa-ulama-ahlus-sunnah-tentang-kelompok-kelompok-islam-kontemporer/

PERINGATAN: Tulisan ini bukan mengajak untuk mencela pemerintah muslim secara terbuka jika Allah ta’ala mentakdirkan penguasa dari kalangan IM, sebab tulisan ini tidak tertuju kepada person penguasa tertentu, tapi kepada sebuah kelompok sesat dan kerusakan manhaj mereka. Bahkan kewajiban setiap muslim untuk mendoakan penguasa muslim agar mendapatkan hidayah dan tidak boleh menasihatinya secara terang-terangan, sebagaimana telah kami jelaskan dalam artikel:

http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/05/tuntunan-islam-dalam-menasihati-penguasa-sebuah-renungan-bagi-para-pencela-pemerintah/

Wabillahit taufiq.

(Update Status FB)

Baca juga 5 artikel terakhir di Blog Sunniy Salafy:

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Demokrasi dan Pemilu, Firqah Hizbiyah, Ikhwanul Muslimin
21 comments on “Rusaknya Aqidah Al Wala wal Bara Firqah Hizbiyah Ikhwanul Muslimin
  1. abu ubaidillah mengatakan:

    Bismillah. Afwan akh, ada kesalahan penulisan pada prinsip batil IM :
    نَتَعَاوَنُوا فِيْ مَا تَفَقْنَا عَلَيْهِ وَيَعْظُرُوْا بَعْضُنَا بَعْضًا فِيْ مَاخْتَلَفْنَا فِيْهِ

    Teks arab kaidah IM itu dari ana bukan dari Ustadz Sofyan. Yang benar bagaimana akhi, tlg bisa dibantu teks yang tepat.

  2. Novriandi mengatakan:

    Aslkm…IM merupakan salah satu organisasi Islam yang selalu berusaha melawan Yahudi yang menjajah Palestina, Lihat lah IM di mesir bagaimana mereka melawan sang Tirani Husni Mubarak yang selau berpihak kepada Israel dan Amerika utk membunuh umat Islam dan ingin menghancur Al aqsa ! lihat lah Hamas ! bagaimana mereka berjihad membela agama Allah dengan melawan zionis israel! Lihat lah IM di Turki dan Tunisia ! bagimana mereka memeperjuangkan jilbab ! Dan Lihat juga lah Raja dan Pengeran2 Arab saudi ! yang berkomplot dengan Amerika yang mana Amerika telah membantai saudara2 kita di Iraq, Afghanistan dan Palestina ! Lihat lah kehidupan keluarga kerajaan arab saudi, apakah yang mereka lakukan di Club malam Dubai dan di tempat-tempat maksiat lainnya sesuai dengan syariat Islam ??? Wahai saudaraku saya sangat Kagum dengan Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab, beliau sangat gigih memberantas kesyirikan di tanah hijaz, dan saya juga kagum dengan Salafy yang selalu berdakwah demi tegaknya tauhid, namun saya sangat sedih, kenapa Ulama salafy, tidak pernah mengkritik Kerajaan Arab saudi yang jelas2 banyak melakukan perbuatan munkar????? Saya setuju anda mengkritisi IM jikalau benar mereka melenceng dari jalan benar…Namun kenapa anda tidak pernah mengkritisi Kerajaan Arab saudi ??? Adil lah !!

    • elfath mengatakan:

      Keadilan harus selalu ditegakkan..
      Berkatalah benar walau itu pahit..
      Seperti itulah seharusnya,..
      Bagaimana tanggapan admin terhadap komentar di atas?
      Apakah hanya karena mereka pemimpin sehingga kita mundur tidak melakukan amar ma’ruf-nahi mungkar?
      Apakah hanya karena mereka ‘kelompok’ kita sehingga kita mundur tidak melakukan amar ma’ruf-nahi mungkar?
      Apakah kita hanya memandang ‘kuman di seberang lautan nampak sedangkan gajah di pelupuk mata tak tampak’?
      Wal ‘iyadz billah..

  3. Donny mengatakan:

    bukan ikhwanul muslimin yang sedang dinantikan Umat sepeninggal Rasul dan Sahabat. Bukan Hamas, bukan Sunni, bukan Syi’ah. kenyataan2 baru yang muncul sepeninggal Rasul dan para sahabat dan membenarkan prediksi Rasul bahwasanya umat akan terpecah menjadi faksi2 yang saling merugikan satu dengan lainnya.

    Tapi kami keluarga besar kesultanan pontianak punya perhitungan sendiri terhadap FITNAH yang dihujatkan kepada leluhur kami, oleh Hizbut Tahrir dan Ikhwanul Muslimin.

  4. YAHYA mengatakan:

    menangis hati ini membaca dan mendengar suara2 anda tentang saudara muslim yang lain, karena terus terang sejauh yang saya alami sendiri, saya pernah duduk bersama kalian dan mencintai ilmu kalian tapi kenapa banyak hal yang kalian katakan yang di luar kontrol kalau tidak boleh dibilang bisa mengarah kepada fitnah, banyak cara untuk beramar ma’ruf nahi munkar, Rasulullah berdakwah dengan kasih sayang tanpa pernah menghujat bahkan banyak orang yahudi yang masuk islam karena kasih sayang dan akhlak beliau. Masih banyak orang yang belum faham tentang islam yang sejati, tapi apakah mereka tidak berhak masuk surga, sebenarnya kasih sayang kalian yang dibutuhkan untuk mengajari mereka bukan hujatan. Suara-suara kalian seolah mengatakan bahwa kalian lah yang hanya berhak masuk surga, tidakkah kalian takut seandainya apa yang kalian katakan sebagian meskipun sedikit merupakan ghibah atau fitnah terhadap orang muslim yang akan menuntut kalian di pengadilanNya nanti. Dan sejauh pengamatan, kenapa kelompok kalian yang paling semangat menyalahkan orang lain, apakah ini hujjah kalian terhadap Allah untuk menghalangi orang lain masuk surga dan hanya kalian yang berhak menikmatinya. Takutlah wahai engkau, saudara muslim, ketinggian ilmu gak bisa berkah jika diikuti dengan kesombongan, bahkan bisa mencelakakan . SAYA SUKA ILMU KALIAN TAPI SAYA TIDAK SUKA TINGKAH KALIAN, SANGAT MENGECEWAKAN

  5. warga depok mengatakan:

    tulisan pemecah umat…

  6. Dedi sunardi mengatakan:

    di dalam syarah ushul ‘isyrin disebutkan bahwa yang dimaksud dengan kita bekerjasama dalam hal yang kita sepakati dan saling toleransi dalam setiap perbedaan adalah, kita bekerja sama dalam hal yang telah disepakati dalam al-quran, sunnah dan ijma, bukan kesepakatan yang baru seperti yang dituduhkan, dan toleransi dalam masalah yang para ulama dari dulu belum ijma, wallahu ‘alam

  7. woman mengatakan:

    asw.
    miris sangat membaca tulisan dan judul2 artikel admin yang sangat tendensius. Selama ini saya berusaha menjadi peredam amarah sahabat-sahabat dan keluarga yang sakit hati terhadap cara dakwah yang di kampung saya sampai memecah jamaah masjid, di kampus menimbulkan gonjang ganjing. Saya tidak fanatik terhadap suatu golongan, saya pun bukan orang yang anti terhadap radio rodja dan kajian ‘salafy’, saya hanya pencari ilmu yang senang berdakwah. Sama juga dengan antum. ingatkah engkau saudara akan hadith rosul bahwa dijamin surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan meskipun ia benar?
    dan ingat kah peringatn allah, jangan mengolok2, boleh jadi yag diolok2 lebih baik dari yang memperolok2? dan sabda rosul saw; tidak masuk surga orang yang dalam hatinya ada sebesar zarrah kesombongan?
    Mari kita bertaubat, karena Allah yang lebih tau siapa yang sesat dari jalanNya dan siapa yang mendapat petunjuk.wallahu a’lam.

  8. aisyah mengatakan:

    Assalamu alaikum..
    afwan apa yg di katakan olh admin adlh benar..
    kenyataannya di malaysia adlh dmikian..
    pemimpin Partai PAS adalah di pempim olh Ulama IM shingga mngajak ank2 muda mudi utnk mnggulingkan kerajaan Muslim.di smping itu mrk (PAS) mngajak dan sling brkumpul2 dgn kaum kuffar..
    di antranya jga PAS sllu mmbuat onar di sna sini di bntu olh partai2 yg lainnya yg ingn menggulingkan krajaan muslim dgn alsan kata mrk kerajaan tlh brlaku zhalim kpd rakyatnya walhal tdk dmikian kcuali dgn maslahat2 yg ada…
    nmun bgtu la IM,,bahkan dlm PARTAI PAS itu sndiri brsatu dgn brmcam2 gerakan smisal dgn sufiyyah,hizbut tahrir ,sururiyyah,dan mcm2 lgi kcuali mrk yg mngenal psti akn syariat Allah yg haq ini..wallahu a’lam

    • Cermin mengatakan:

      Ibnu Saud jg memberontak pada kerajaan Muslim Dinasti Ustmani dengan bantuan kaum kuffar Inggris (Lawrence, dkk)

      Saudaraku, apa yang diinformasikan oleh orang kafir tersebut tidaklah benar.

  9. tomy mengatakan:

    Assalamualaikum Wr Wb.
    Saya sependapat dengan Saudari Woman.
    Wahai Admin, bukankan kita pada zaman sekarang sedang berada dalam zaman “The Darkest Ages of Islamic History” yang lebih kelam dari zaman jahiliyah.
    Saya banyak belajar ilmu dari selebaran-selebaran salafy dan buku-bukunya. Ilmu-ilmu yang disampaikan itu InsyaAllah akan menjadi alat untuk memperbaiki diri, dan senantiasa memperbaiki diri dan keluarga.
    Namun bagaimana halnya dengan saudara kita (semanusia), bahkan semuslim yang belum mendapat hidayah untuk tergerak mempelajari akidah salaf.
    Apakah kita tega menyaksikan demikian sementara kita sudah menjadi orang yang sholeh, beribadah sudah sesuai tuntunan sunnah Rasul.
    Bagaimana cara kita merangkul saudara kita yang sudah terlanjur dijangkiti alergi terhadap manhaj salaf? Sedangkan sangat banyak diantara saudara muslim yang alergi itu hanyalah terkena hasutan dan tipudaya musuh islam. Apakah kita akan meninggalkannya begitu saja?
    Diperlukan cara yang lentur dan keras terhadap saudaran muslim kita yang sudah terlalu jauh meninggalkan Syariat.
    Lentur jika kita tidak pada posisi sebagai pemerintah, dan sebaliknya kita bisa bersikap keras (dengan mengeluarkan UU Wajib Zakat, UU Wajib Baca AlQuran, UU Wajib Sholat Jamaah, UU Anti Pornografi misalnya) jika kita berada di posisi sebagai pemerintah.
    Mari kita sebarkan kebaikan, mengingatkan akan kewajiban, kabar bahagia dan peringatan bencana dengan bahasa santun dan motivasi.
    Rasulullah SAW senantiasa menggunakan bahasa sederhana untuk berdakwah, ketika ada seseorang minta nasehat, Beliau hanya berpesan untuk berbuat jujur. Pada kesempata lain, Beliau berpesan Jangan Marah dsb.
    Wallahi

  10. Faiz mengatakan:

    Bismillah.
    Sungguh ulasan yang sangat mencerahkan di tengah banyaknya syubhat yang begitu menggurita di kalangan umat muslim, tidak sedikit umat muslim yang terpedaya atas fitnah-fitnah dari kalangan mereka. banyak hadis-hadist yang di plintir arti dan maksudnya disesuaikan dengan hawa nafsunya.
    Semua itu terjadi salah satunya karena jauhnya Ilmu pada kebanyakan kaum muslimin. mari kita belajar ilmu/Islam yang benar dan saling menasehati dalam kebaikan. Wallohu a’lam.

  11. abdurrahman mengatakan:

    Contoh Ulama ahli hadits dari IM siapa yaaaa? yang kitabnya menjadi rujukan bagi kaum muslimin.

    #Berilmu dulu baru berkumpul

    • elfath mengatakan:

      siapa ya, yang tidak mengenal ulama-ulama IM, kader-kader IM, mufti-mufti IM, yang telah menyebar di berbagai negara???
      berilmu dulu, baru berkomentar..

  12. Chomsatun Umami mengatakan:

    miris membaca tulisan ini..

  13. Cermin mengatakan:

    Ngaca dulu dunk Tukang Cap!
    (siapa saja yang menasehati kebijakan KSA lgsg diCap sesat, khawarij, murjiah, syiah, bid’ah, muktakzilah, dll..)
    Bagaimana aqidah al-Wala’ (Cinta) dan al-Baro’ (Benci) KSA?
    KSA cinta USA dan benci Taliban?
    KSA cinta UK dan benci Ottoman?
    Kenapa KSA tidak mengirim armada militer untuk membantu Iraq dan Afgan dalam memerangi USA?
    Kenapa KSA malah memberi fasilitas militer (pangkalan militer) kepada USA untuk memerangi Iraq dan Afgan yang menjajah, membunuh, memperkosa, membakar, dll?

    Rasulullah SAW memberikan ciri khawarij dalam sabdanya:
    Keras terhadap ahlul Islam tapi lemah lembut terhadap ahlul autsan.
    KSA keras trhdp Osama, tapi lemah lembut terhadap Obama
    KSA keras trhdp sultan Abdul Hamid II, tapi lemah lembut terhadap Lawrence of Arabia
    Admin keras terhadap IM&HT, tapi lemah lembut terhadap USA&UK
    Admin keras & mencap teroris terhadap muslim yang terhasut oleh intel Densus untuk berbuat teror, tapi lemah lebut & tidak memberi Cap teroris terhadap kafir Papua yang berbuat teror.
    Admin rajin menulis kesalahan pemerintah Mesir yang pro syariat Islam, tapi tidak penah menulis kesalahan pemerintah Indonesia yang anti syariat Islam.

    Memberontak pada ulil amri (amirul mukminin)
    KSA memberontak pada Ottoman

    Anti khilafah
    KSA memberontak pada Ottoman bukan untuk memperbaiki / membentuk khilafah baru yang lebih baik, tapi untuk memusnahkan khilfah dari muka bumi selama-lamanya.
    Admin anti khilafah walaupun semisal KSA yang diangkat menjadi pemimpin khilafah.

    • elfath mengatakan:

      sesuai dengan namanya, komentarnya perlu menjadi cermin dan renungan untuk semuanya. Ukhuwah harus ditinggikan.

  14. darsih mengatakan:

    HhMerinding saya baca artikel anda,pantas saja islam di indonesia blm bs jaya org yg islam saja saling menghujat saudaranya seiman, stahu saya IM itu baik dan salafi jg baik ,cuma mugkin cara dskwahnya yg berbeda tp smuanya berpegang pd alquran dan sunnah, smoga allah selau melembutkan hati kta dan menjauhkn diri dr sifat sombong,krn dg sifat sombong itulah yg menyebabkn setan diusir dr syurga.msh byk tugas dakwah kita knp hrs saling munghujat,mari kita smua beristiqfar…astaqfirrulloh

  15. muslimah mengatakan:

    bismillaah

    satu hal penting yang hendaknya kita ketahui adalah islam tegak dengan hujjah bukan dg akal atau ataupun perasaan.rosulullaah shallallahu’alayhi wa sallaam telah memebri teladan perpaduan da’wah hikmah (di atas bashiroh),lemah lembut, menempatkan semua pd posisinya “kapan syari’at membolehkan keras dan tegas dan kapan mesti lembut”.semua mesti ada ilmunya. mungkin kita sejenak kilas balik kisah perjuangan dawah nabi shallallahu’alayhi wa sallam,sahabat radhiyallahu’anhuma,tabi’in,tabi’ut tabi’in. karena 3 generasi inilah generasi panutan yang terbaik. sudah menjadi sunatullah umat ini akan terpecah. tapi apa yg telah dilakukan generasi terbaik dalam menghadapi nya? teguh di atas SUNNAH. walau hajjaj bin yusuf,seorg gubernur zhalim yang telah membantai sekian sahabat radhiyallahu’anhuma dan para ulama saat itu tp tidak membuat mereka berpaling dari syari’at ini bahkan mereka tiada henti2nya utk menutut ilmu dan berdawah menasehati penguasa zhalim tersebut.

    Akan tetapi cara da’wah para pendahulu kita adalahh dengan 4 mata. da’wah dg tujuan perbaikan bukan dengan cara2 yang dilanggar syari’at (spt demo, dll). mengutip perkataan penuh hikmah dan ibroh (pelajaran) dari seorang muhaddits(ahlul hadits) Asy syaikh albani rahimahullaah dalam mukadimah kitab TAMAMUL MINNAH bahwa MENOLONG KEBENARAN DENGAN KEBENARAN (lg).di mana dalam kitab tersebut beliau meluruskan beberapa hal yang keliru dari kitab seorang “ulama” IM. lihatlah bagaimana hikmah dan bijaknya seorg ‘ulama (ahlul ilmi) dalam menasehati dan meluruskan kesalahan seseorg.

    Kenapa para pendahulu kita tidak lepas mengingatkan agar melazimi majelis ilmu? karena dengan (hanya) ilmulah..maka akal bs terbimbingdg benar baik dalam berkata,beramal dan berdawah. yang sangat miris adlah sodara2 kita yang semangat tapi minim ilmu hingga menimbang fenomena yanga ada dg pertimbangan akal yang jauh dr ilmu dan perasaan semata. itu pulalah yang dulu sempat ana (eks aktifis sekian harokah) dalam menggembleng mad’u2(objek da’wah).

    kita bisa lihat di masa khalifah bani umayyah yang pada saat itu bergelimang harta tapi itu tidak membuat para ulama membelot,memberontak dn sejisnya pada khalifah. tapi yang ada adalah nasehat dan tetap teguhnya para ulama di atas al haq..

    rosulullaah shallallahu’alayhi wa sallam dahulu juga digelari dengan stigma2 negatif spt tukang sihir, “pemecah belah”.. mari kita katakan.. na’am..ya beliau “pemecah belah”.. memecah (memisahkan ) yang haq itu adalah haq dan bathil adalah bathil (kr dahulu tercampur antara yang haq dan yang bathil).wallahua’alam.

    jika kita tidak memiliki ilmu yang mumpuni maka ahsan kita tawaquf (diam) sambil terus mencari ilmu.. beban da’wah ini amatlah banyak disamping islam diserang dari segala penjuru baik dari orang2 kafir (nashrani,yahudi,atheis), para pembuat kebid’ahan (ahlul bid’ah), liberalis dll.. mari rapatkan baris di ats SUNNAH sebagaimana yang NAbi shallallahu’alayhi wa sallam tuntunkan.. bersatu di bawah petunjuk beliau dan sahabat2 yang diberi petunjuk.. insyaa allaah umat akan meraih kemenangan dari musuh2nya dan AGAMA INI HANYA UNTUK ALLAH semata. wallahua’alam

  16. muslimah mengatakan:

    tulisan al ust sofyan hafizhahullaah adlah sebuah sikap kecemburuan terhadap agama yang sudah dinodai ini.. sikap yang sejatinya lahir dari keimanan seorang ahul ‘ilm.. jika terdapat (terkesan)tegas maka itu adalah wajar. kita bisa saksikan damap besar,panjang dan berlarut2 agama ini makin dinodai hingga umat melihat sebuah kebathilan adl kebenaran dikarenakann kita masih minim ilmu untuk menyaring. sikap tegas pada tempatnya sangat dibutuhkan. karena kecintaan terhadap allah dan RosulNya yang telah menurunkan syari’at ini.. para ulama sudah mengambil janji untuk menyampaikan kebenaran walau nyawa taruhannya. wallahua’alam

    mengembalikan islam dlam keadaan murni seperti yang dibwa nabiyullaah shallallahu’alayhi wa sallaam.. semoga allaah meluruskann niat dan lisan2 kita. dan memberi hidayah untuk umat ini..(terkhusus ana)aamiin

  17. muslimah mengatakan:

    1 pertanyaan yang ana ajukan kepada sodara2 kita yang berjuang tegakkan khilafah adalah ” tolong hadits yang mengatakan “tegakkan khilafah”. apakah ada?jk ada tolong beritau sanad dan matannya. karena pertanyaan ana sewaktu di HTI (dulu) tegakkan khilafah dan syari’at (dari slogan saja spt ada yang rancu).. bahkan dalam spanduk nya “berikan kesempatan kepada kami(HTI) untuk menegakkan khilafah) ana tersenyum.. islam kok jadi barang dagangan?? islam itu mulia walau musuh2 allaah berkumpul utk menghancurkan agama ini .. allahu yahdik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image