Biksu Musyrikin Budha di Myanmar Membenci Muslim Rohingya

NAYPYIDAW – Biksu-biksu di Myanmar yang memiliki peranan penting dalam proses demokratisasi, justru tidak ikut melindungi warga Muslim Rohingya. Mereka bahkan menggelar aksi dengan membagikan pamflet anti-Rohingya ke warga.

Para biksu musyrikin itu dikabarkan memblokir bantuan kemanusiaan yang diberikan aktivis untuk warga Muslim Rohingya. Salah satu pamflet yang dibagikan bertulisan “rencana untuk membasmi etnis lain.”

“Belakangan ini, biksu-biksu memainkan peranan untuk menolak bantuan asing yang ditujukan kepada warga Muslim. Mereka mendukung kebijakan Pemerintah Myanmar,” ujar salah seorang anggota LSM Chris Lewa, seperti dikutip Independent, Rabu (5 Ramadhan 1433H / 25 Juli 2012).

“Seorang anggota relawan di Sittwe mengatakan kepada saya bahwa biksu-biksu itu berada di dekat kamp Rohingya dan melakukan pemeriksaan. Mereka mengusir seluruh orang yang hendak memberikan bantuan ke warga Muslim Rohingya,” tambahnya.

Assosiasi musyrikin Biksu Muda Sittwe dan Mrauk juga melontarkan pernyataan, mendesak warga setempat agar tidak berkomunikasi dengan warga Rohingya. Sementara itu para pimpinan fraksi politik di Myanmar berupaya untuk mengusir 800 ribu warga minoritas itu dari Myanmar.

Sejauh ini, aktivis HAM yang berbasis di London, Inggris juga aktif mengkritisi tokoh pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi. Mereka mengutarakan kekecewaannya karena Suu Kyi dinilai gagal menyikapi masalah ini.

Rohingya sudah tinggal di Myanmar sejak beberapa abad yang silam, namun pada 1401H / 1982 Jendral Ne Win melucuti kewarganegaraan mereka. Warga Rohingya pun lari ke Bangladesh dan hidup di kamp-kamp pengungsian.

Media-media asing juga dilarang masuk ke wilayah Arakan, di mana banyak warga Rohingya bermukim. Pada pekan lalu, 10 relawan juga ditangkap tanpa alasan, ketika memasuki wilayah itu.

(okeZone)

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Asia, INFO SUNNIY, Musyrikin, Myanmar, Rohingya
6 comments on “Biksu Musyrikin Budha di Myanmar Membenci Muslim Rohingya
  1. ones mengatakan:

    Biksu biadab,…jangan2 semua biksu buda semacam itu kl sudah mayoritas…..

  2. Ali mengatakan:

    Dimana muslim minoritas…
    Dia kan ditindas…

  3. Puspa mengatakan:

    Allah SWT maha mengetahui segalanya, insya’allah warga rohingya di myanmar yang di bantai akan wafat dalam keadaan mati syahid dan masuk surga bersama para nabi, Allah maha besar… Amien.
    Di zaman nabi sendiri cobaan itu terjadi saat kaum muslim di siksa, di bakar, bahkan di bunuh karena masuk islam, islam itu agama yang sangat cinta damai, menghargai satu sama lain, itu ajaran nabi muhammad SAW, di saat penghisaban di akherat nanti semuax akan tahu mana yang benar dan mana yang salah.

  4. pecinta kedamaian mengatakan:

    gak usah dendam, jangan salahkan siapa – siapa

    YANG TERPENTING selamatkan sahabat muslim kita
    Ya Allah aku tak bisa berbuat langsung kesana
    Yuk kita doakan Keajaiban datang

    agar seluruh MUSLIM terutama di Myanmar selamat dunia akhirat
    Aamiin

    ROBBANA AATINA FIDDUNYA HASANAH WAFILAKHIRATI HASANAH WAQINA ADZA BANNAR
    AAmiin

  5. ABAH mengatakan:

    KEKUATAN/KEKAYAAN DI TANGAN MUKMIN LEBIH BAIK DARIPADA DI TANGAN ORANG KAFIR / MUSRIK…. WAHAI MUSLIMIN SEMANGAT..SEMANGAT… SEMANGAT….

  6. r35t4r34@gmail.com mengatakan:

    ayo kirim banser KE Myanmar !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image