Jadikanlah Masjid untuk Sarana Ibadah, Bukan Sebagai Sarang Aktifitas Teroris Khawarij

JEDDAH: Sejumlah ulama Ahlus Sunnah di Arab Saudi menekankan perlunya Wizaratusy Syu’un al-Islamiyyah wal Auqaf wad Da’wah wal Irsyad As su’udiyah (Departemen Urusan Islam, Wakaf, dakwah dan Bimbingan Kerajaan saudi Arabia) untuk melakukan tindak pemantauan tempat ibadah. Hal ini menyusul laporan terbaru dari sebuah masjid di Riyadh yang juga digunakan untuk memproduksi bahan peledak.

Wizaratul Madkhaliyyah As Su’udiyyah (Kementerian Dalam Negeri Saudi) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad bahwa mereka menemukan zat peledak dan perangkat pada ruangan samping sebuah masjid yang tenang di Riyadh. Biasanya Masjid tersebut menggunakan ruangaan tersebut untuk kamar tidur pengurus masjid atau untuk layanan perpustakaan.

Para ulama juga menuntut hukuman jera kepada mereka yang memanfaatkan suasana relijius di masjid-masjid untuk mengajak jamaah melakukan tindak kekacauan di negara itu, Surat kabar Al-Madinah melaporkan pada hari Senin.

“Mereka yang berusaha untuk membuat negara tidak stabil dan melawan pasukan keamanan berada di bawah kategori “mereka yang melawan Allah dan Rasul-Nya dan pemerintah yang sah suatu negara dan karenanya harus dihukum berat,” kata Syaikh Abdullah Al-Manie, seorang anggota Dewan Ulama Kibar dan penasihat di Mahkamah Al Ulya (Pengadilan Tinggi Saudi).

Ulama Ahlus Sunnah juga mengucapkan selamat kepada Kementerian Dalam Negeri atas serangan sukses terhadap khawarij Riyadh dan melindungi orang-orang dari perbuatan keji tersebut.

“Kementerian Urusan Islam harus memastikan bahwa imam dan muadzin memeriksa tempat masjid secara teratur dan menyeluruh, sehingga fasilitas tidak disalahgunakan untuk kegiatan subversif. Rumah-rumah Allah Ta’ala tidak boleh diubah menjadi sarang tindakan destruktif, “katanya.

Seorang Anggota Dewan Ulama Fiqh, Muhammad Al-Nojaimi menekankan tugas dari jamaah dan penduduk yang tinggal terdekat masjid selain imam dan muadzin untuk melihat bahwa masjid tidak dimanfaatkan untuk kegiatan subversif. “Pejabat yang bersangkutan juga harus menyelidiki jika ada beberapa orang asing yang tidak dikenal melakukan aktifitas di masjid, dikhawatirkan Mereka akan memulai ajakan dan serangan di masjid-masjid tersebut, “katanya.

Kepala studi Islam di Universitas Umm Al-Qura Muhammad Al-Sahli mengatakan itu adalah ironi yang mendalam bagi seluruh umat Islam, terutama bagi thalibul ilmi, ulama, dan da’i, bahwa masjid telah digunakan sebagai kedok untuk kegiatan destruktif.

Direktur cabang Makkah dari International Islamic Relief Organization Ahmed Al-Muwarraie mendesak orang tua dan guru untuk melindungi anak-anak mereka atau siswa dari ideologi menyimpang yang mungkin akan membidik mereka sekarang ini.

Profesor Studi Politik di King Saud University Abdullah Al-Lehaidan mengatakan pengungkapan jaringan teroris di Riyadh bukanlah masalah yang bisa dianggap enteng. “Penemuan terbaru menunjukkan bahwa ancaman teror khawarij masih ada di negeri ini dan bisa tumbang hanya setelah diusir keluar dari wilayah Yaman (negeri tetangga saudi), seperti kegiatan teroris telah diusir keluar dari Kerajaan Saudi Arabia.”

Seorang Pakar dalam ilmu politik di Universitas King Abdulaziz di Jeddah, Waheed Hashim, mengatakan bahwa Khawarij Al-Qaeda di Yaman difasilitasi untuk menyusup ke Kerajaan Saudi Arabia. Pakar lain ilmu politik di universitas mengatakan Al-Qaeda di Yaman mengubah strategi pengiriman bahan peledak ke Kerajaan Saudi Arabia dari luar. “Sekarang mereka membuat bahan peledak di Saudi, tidak seperti apa yang mereka lakukan di masa lalu.”

Para akademisi juga melihat bahwa kegagalan politik dan ekonomi Yaman menjadikannya tempat berkembang biak bagi para teroris. “Ideologi khawarij berkembang di Yaman karena kemiskinan merajalela, kelaparan, dan tak ada habisnya perselisihan antar firqah atau suku, ketidakamanan, dan pemerintah pusat yang lemah. Posisi strategis geografis negara memungkinkan teroris khawarij diam-diam masuk ke Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya. ”

Sementara itu, seorang warga saudi yang veteran pejuang di Afghanistan, Siraj Al-Zahrani, memperingatkan terhadap bahaya pemuda Saudi yang terhasut untuk menjadi martir di Suriah. Siraj mengatakan ia bergabung dengan para pejuang Taliban Afghanistan dengan anggapan bahwa mereka sedang bertempur fii sabilillah, tetapi pengalaman membuatnya kecewa dan mendorongnya untuk kembali ke rumah. “Tidak boleh bagi pemuda pergi ke Suriah atau front perang lainnya kecuali dengan izin dari wali mereka.

Keluarga harus menjaga anak-anak yang sedang bergelora semangat ke medan perang untuk jihad, “kata beliau.

(arabNews)

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Al Qaeda, Arab Saudi, Bom, Bom Bunuh Diri, INFO SUNNIY, Jihad Fii Sabilillah, Kafir, Khawarij, Peledakan, Penegakan Khilafah, Pengeboman, Syahid, Teroris, Terorisme, Timur Tengah
One comment on “Jadikanlah Masjid untuk Sarana Ibadah, Bukan Sebagai Sarang Aktifitas Teroris Khawarij
  1. hamad berkata:

    Saya cuma berpesan agar kamu tidak ikut-ikut memfonis kaum muslim ikhlas sebagai teroris sebagaimana klaim dari antek-antek yang membebek kafir barat uuntuk menghancurkan Islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image