Menafikan Adanya Hari Sial, Tanggal Sial, Tahun Sial, dan Semacamnya

Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman Al Qar’awi

Diriwayatkan dalam shahih Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

قَالَ الله تَبَارَكَ وَتَعَالَى : يُؤْذِينِي ابْنِ آدَمَ، يَسُبُّ الدَّهْرَ، وَأَنَا الدَّهْرُ، أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ” وفي رواية : “لاَ تَسُبُّوا الدَّهْرَ فَإِنَّ الله هُوَ الدَّهْرُ

“Allah Subhanahu wata’ala berfirman : “Anak adam (manusia) menyakiti Aku, mereka mencela masa, padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Akulah yang menjadikan malam dan siang silih berganti.” Dan dalam riwayat yang lain dikatakan : “Janganlah kalian mencaci masa, karena Allah Subhanahu wata’ala adalah Pemilik dan Pengatur masa.” (Riwayat Bukhari (Fathah 8/4826) dalam Tafsir Surat Jaatsiyah, Muslim (2246) dalam Al Adab: Bab Larangan mencela masa)

Penjelasan per-kata

Anak Adam (manusia) menyakiti Aku: Yakni mendatangi apa-apa yang dibenci-Nya baik dalam perkataan maupun perbuatan.

Mencela masa: Yakni menganggap ada hari buruk atau tanggal buruk atau tahun buruk dengan beranggapan bahwasanya masa itu yang menjadikan musibah-musibah atau beranggapan masa itu yang melatar belakangi adanya keburukan.

Padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa: Yakni Allah Subhanahu wata’ala adalah Rabb yang memiliki dan mengatur masa, membolak balikkannya dan apa yang terjadi pada masa itu.

Allah Subhanahu wata’ala adalah Pemilik dan Pengatur masa: Maka Allah Subhanahu wata’ala yang membolak balikkan masa dan apa yang terjadi pada masa itu.

Penjelasan global

Allah Azza wajalla mengabarkan dalam Hadits Qudsi bahwasanya Anak Adam (manusia) terkadang melakukan sesuatu yang dibenci Al Baari Azza wajalla, salah satu dari itu adalah mencela masa dan menisbatkan adanya musibah-musibah kepadanya (hari sial, tanggal sial, tahun sial, dan semacamnya). Padahal Allah Subhanahu wata’ala adalah yang menguasai masa dan membolak balikkan masa dan apa yang terjadi pada masa itu. Maka mencela masa sama dengan mencela penguasa masa, yakni mencela Allah Subhanahu wata’ala.

Sedangkan dalam riwayat hadits yang kedua, Nabi Shallallahu’alaihi wasallam melarang mencela masa seraya mengabarkan bahwa Allah Subhanahu wata’ala adalah yang menguasai masa dan membolak balikkan masa dan apa yang terjadi pada masa itu. Hadits kedua ini mencocoki dengan apa yang datang dalam Hadits Qudsi di atas.

Faidah Hadits ini

1. Haramnya mencela masa
2. Meniadakan perbuatan-perbuatan masa, menafikan adanya hari sial, tanggal sial, tahun sial, dan semacamnya.

Keterkaitan hadits dengan Tauhid

Hadits ini menunjukkan Al Baari Azza wajalla mengabarkan bahwasanya mencela masa sama dengan menyakiti-Nya. Yang demikian itu dikarenakan dengan mencela masa terdapat anggapan adanya perbuatan masa disamping Allah Subhanahu wata’ala, yang merupakan syirik dalam perkara Rububiyah.

[Dinukil dari kitab Al Jadid Syarhu Kitabut Tauhid, Karya Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman Al Qar’awi]

Baca juga 5 artikel terakhir di Blog Sunniy Salafy:

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Al Jadid Syarah Kitabut Tauhid, Tauhid Prioritas Utama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image