Tauhid yang Murni yang Tidak Dibarengi dengan Kesyirikan Akan Menghantarkan Seorang Hamba Kepada Keamanan dan Petunjuk yang Lurus

asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman al-Qar’awi

Allah Subhanahu wata’ala berfirman,

الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الأمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezhaliman, mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (al-An’aam: 82)

Penjelasan per-kata

Beriman: Pengertian iman secara bahasa artinya membenarkan. Adapun pengertian iman secara istilah artinya membenarkan dengan hati, mengikrarkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan anggota badan. Iman bisa bertambah dengan ketaatan dan bisa berkurang dengan kemaksiatan.

Mencampur adukkan: Yakni menggabungkan keduanya.

Iman mereka: Yakni tauhid mereka.

Kezhaliman: Yakni kesyirikan. Zhalim itu ada 3 macam yaitu syirik, menzhalimi diri sendiri, dan menzhalimi orang lain.

Mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan: Yang dimaukan adalah mereka mendapatkan jaminan keamanan karena iman mereka. Tauhid memberikan jaminan keamanan dari ancaman masuk neraka jika tidak terus menerus melakukan dosa-dosa besar, atau tauhid memberikan jaminan keamanan untuk tidak kekal di neraka jika terus menerus melakukan dosa-dosa besar.

Mendapat petunjuk: Yakni mereka adalah orang-orang yang mengenal al haq (kebenaran) di dunia dan merealisasikannya (mengamalkan syariat Islam berdasarkan al-Quran dan as-Sunnah dengan pemahaman salafus shalih).

Penjelasan global

Allah Subhanahu wata’ala mengabarkan bahwasanya barangsiapa yang memurnikan tauhid kepada-Nya dan tidak mencampur adukkan tauhid dengan kesyirikan, maka Allah Subhanahu wata’ala memberikan jaminan keamanan untuk tidak kekal di neraka pada hari akhirat kelak dan akan memberikan taufiq kepada jalan yang lurus.

Faidah Ayat ini

1. Tidak sah iman seseorang jika dibarengi dengan perbuatan menyekutukan Allah Ta’ala.
2. Penamaan “syirik” dengan kezhaliman.
3. Bahwasanya barangsiapa yang tidak menggabungkan iman mereka dengan kesyirikan maka dia aman dari adzab.

[Dinukil dari kitab Al Jadid Syarhu Kitabut Tauhid, Karya Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman Al Qar’awi]

Baca juga 5 artikel terakhir di Blog Sunniy Salafy:

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Al Jadid Syarah Kitabut Tauhid, Tauhid Prioritas Utama
One comment on “Tauhid yang Murni yang Tidak Dibarengi dengan Kesyirikan Akan Menghantarkan Seorang Hamba Kepada Keamanan dan Petunjuk yang Lurus
  1. rizkiaprilian mengatakan:

    o

    Z asWw aacas On May 1, 2013 10:57 AM, ۞۩ Sunniy Salafy ۩۞ wrote:

    > ** > Adm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image