Peringatan Hai’ah Amar Ma’ruf wa Nahi Munkar Arab Saudi Terhadap Jejaring Sosial yang Disalah Gunakan

Jejaring sosial (social networks), khususnya Twitter, seharusnya tidak mengambil alih kehidupan masyarakat, demikian dikatakan kepala Hai’ah Amar Ma’ruf wa Nahi Munkar Arab Saudi.

“Mereka yang berselancar di jejaring sosial dan blog, terutama Twitter, menjadikan hal itu sebagai fokus kehidupan inti mereka, mereka bahkan telah kehilangan jiwa mereka baik dunia maupun akhirat.” Kata Abdul Lathif alu-Syaikh seperti dikutip di surat kabar lokal. “Twitter telah menjadi ruh bagi mereka yang tidak memiliki ruh.” Katanya.

“Kita harus melawan gaya hidup yang ditawarkan orang-orang bodoh yang ingin mengubah ajaran agama kita. Islam menentang segala bentuk ghuluw (berlebih-lebihan) dan telah memperingatkan terhadap konsekuensi dari ta’ashub hizbiyah. Ada orang yang berusaha untuk merusak citra ulama Ahlussunnah, sementara musuh-musuh kita telah menggunakan metode penghancuran untuk menciptakan keraguan, merendahkan ilmu, dan akhirnya, sisi-sisi dalam masyarakat kita, “Kata alu-Syaikh.

Kerajaan Saudi Arabia merupakan salah satu negara dengan tingkat tertinggi dalam penggunaan media sosial di dunia Arab di tengah laporan bahwa media sosial dilaporkan menjadi media pilihan di antara gadis-gadis muda dan perempuan untuk chatting dan memastikan diri mereka senantiasa updated untuk mengetahui perkembangan sosial terbaru (gaul), seni, dan pakaian yang sedang “ngetren”.

Namun, jejaring media online juga telah digunakan oleh firqah-firqah untuk menyebarkan paham sesat mereka dan untuk mendapatkan dukungan dari berbagai negara.

alu-Syaikh mengatakan ada firqah yang menyalahgunakan media sosial untuk “menakut-nakuti orang-orang muda dan mempengaruhi pikiran dengan paham yang sesat.”

“Ada serangan terhadap negara yang bertujuan untuk menimbulkan kekacauan yang dapat menyebabkan kematian, kehancuran, dan pemisahan keluarga,” Katanya.

“Keamanan dan stabilitas hanya dapat dicapai melalui solidaritas Saudi dan melalui upaya bersatu untuk mencegah upaya yang ingin menyesatkan orang-orang bodoh dan orang yang berpikiran pendek.” Kata alu-Syaikh.

Arab Saudi adalah pasar digital (digital market) terbesar di kawasan Timur Tengah, dengan 40 persen tweet Arab berasal dari Arab Saudi. Arab Saudi juga memberikan kontribusi hingga 50 persen dari Wikipedia berbahasa Arab dan 35 persen dari Situs Internet berbahasa Arab.

Selain itu, 60 persen pengguna internet di Saudi memiliki akun Facebook dan 70 persen dari mereka berselancar di Web dalam bahasa Arab, menurut Omar Christidis.

Lebih dari setengah penduduk Arab Saudi yang menggunakan Internet memiliki otentik, akun aktif di Twitter menurut sebuah studi terbaru yang dilakukan di Timur Tengah, Eropa dan Afrika.

Studi ini menunjukkan bahwa masyarakat Saudi menyukai Twitter dan mengungkapkan bahwa Arab Saudi merupakan negara dengan tingkat tertinggi dari penggunaan situs Twitter relatif terhadap jumlah pengguna di Internet.

(arabnews)

Baca juga 5 artikel terakhir di Blog Sunniy Salafy:

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Arab Saudi, INFO SUNNIY, Timur Tengah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image