Inilah Syarat Diwajibkannya Zakat Pada Hewan Ternak

Majmu’ minal Ulama

Bahiimatul an’aam (hewan ternak) yang terkena wajib zakat adalah: unta, sapi, kambing. Adapun kerbau termasuk dari sapi. Sedangkan domba termasuk dari kambing.

Syarat diwajibkannya

Disyaratkan terkena kewajiban zakat pada hewan ternak yang telah dsebutkan di atas sebagai berikut:

1. Hewan ternak tersebut telah mencapai nishab. Unta jika telah berjumlah 5 ekor, sapi jika telah berjumlah 30 ekor, dan kambing jika telah berjumlah 40 ekor. Sebagaimana sabda nabi Shallallahu’alaihi wasallam,

ليس فيما دون خمس ذود صدقة

“Tidak ada zakat terhadap unta yang kurang dari lima ekor.” (Muttafaqun ‘alaih, Riwayat Bukhari no. 1447 dan Muslim no. 979)

Dari Mu’adz Ibnu Jabal Radhiallaahu ‘anhu,

أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم بَعَثَهُ إِلَى اَلْيَمَنِ, فَأَمَرَهُ أَنْ يَأْخُذَ مِنْ كُلِّ ثَلَاثِينَ بَقَرَةً تَبِيعًا أَوْ تَبِيعَةً, وَمِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ مُسِنَّةً

“Bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah mengutusnya ke negeri Yaman. Beliau memerintahkan untuk mengambil (zakat) dari 30 ekor sapi, seekor tabi’an atau tabi’atan (anak sapi berumur setahun lebih yang jantan atau betina), dan setiap 40 ekor sapi, musssinnatan (seekor sapi betina berumur dua tahun lebih).” (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi. Dishahihkan al-Albani dalam al-Irwa no. 795)

Dari Anas bahwa Abu Bakar ash-Shiddiq Radliyallaahu ‘anhu menulis surat kepadanya:

فَإِذَا كَانَتْ سَائِمَةُ اَلرَّجُلِ نَاقِصَةً مِنْ أَرْبَعِينَ شَاة ٍ شَاةً وَاحِدَةً فَلَيْسَ فِيهَا صَدَقَةٌ

“Apabila jumlah kambing yang dilepas mencari makan sendiri kurang dari 40 ekor, maka tidak wajib atasnya zakat.” (Riwayat Bukhari no. 1454)

2. Hewan ternak tersebut dengan jumlah mencapai nishabnya ada pada pemiliknya selama setahun penuh. Berdasarkan Sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam,

لَا زَكَاةَ فِيْ مَالٍ حَتَّى يَحُوْلَ عَلَيْهِ اَلْحَوْلُ

“Tidak wajib zakat dalam harta sampai mencapai masa setahun.” (Riwayat Ibnu Majah dan selainnya, dishahihkan al-Albani dalam Irwaul Ghalil)

3. Hewan ternak tersebut dari jenis “Sa-imah” artinya yang mencari maka sendiri, tidak diberi makan oleh pemiliknya dari makanan yang ia beli atau kumpulkan dari rerumputan atau yang selainnya, selama satu tahun atau lebih dari setengah tahun. Berdasarkan Sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam,

وَفِي صَدَقَةِ اَلْغَنَمِ سَائِمَتِهَا إِذَا كَانَتْ أَرْبَعِينَ إِلَى عِشْرِينَ وَمِائَةِ شَاة ٍ شَاةٌ

“Mengenai zakat kambing yang sa-imah (dilepas mencari makan sendiri), jika mencapai 40 hingga 120 ekor kambing, zakatnya seekor kambing.” (Riwayat Bukhari no. 1454)

Dari Bahz Ibnu Hakim, dari ayahnya, dari kakeknya Radhiallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

فِي كُلِّ سَائِمَةِ إِبِلٍ: فِي أَرْبَعِينَ بِنْتُ لَبُونٍ

“Pada setiap 40 ekor unta yang sa-imah (dilepas mencari makan sendiri), zakatnya bintu labun (seekor anak unta betina yang umurnya memasuki tahun ketiga).” (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan Nasa’i. Hadits shahih menurut Hakim)

Maka jika ia diberi makan oleh pemiliknya selama satu tahun atau lebih dari setengah tahun, tidaklah ia dinamakan sa-imah, dan tidak ada zakat padanya.

4. Hewan ternak tersebut bukanlah hewan pekerja, artinya ia bukan ternak yang digunakan untuk membantu pemiliknya dalam membajak sawah, untuk kendaraan, dan untuk mengangkut beban. Jika keadaannya demikian, maka ia masuk ke dalam kebutuhan pokok manusia seperti sandang. Maka zakatnya bukan pada hewan ternaknya (karena tiada zakat padanya) akan tetapi dari hasil usahanya tersebut, apabila telah mencapai nishab dan haul.

(Dari Kitab Fiqhul Muyassar fii Dhau al-Kitabi wa as-Sunnah, Penulis Majmu’ minal Ulama, Taqdim asy Syaikh Shalih bin Abdul Aziz alu Syaikh, hal. 134-135)

Baca juga 5 artikel terakhir di Blog Sunniy Salafy:

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Fiqhul Muyassar, Fiqih, Zakat, Zakat Fitri, Zakat Mal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image