Memakai Jimat untuk Mendatangkan Manfaat dan Menangkal Bahaya Adalah Perbuatan Syirik

asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman al-Qar’awi

Dari Uqbah bin Amir Radhiallahu’anhu, dalam hadits yang marfu’, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

مَن تَعَلَّقَ تَمِيمَةً فَلَا أَتَمَّ اللهُ لَهُ، وَمَن تَعَلَّقَ وَدَعَةً فَلَا وَدَعَ اللهُ لَهُ، وفي رواية : مَن تَعَلَّقَ تَمِيمَةً فَقَدْ أَشْرَكْ

“Barangsiapa yang menggantungkan tamimah maka Allah tidak akan mengabulkan keinginannya, dan barang siapa yang menggantungkan Wada’ah maka Allah tidak akan memberikan ketenangan kepadanya.” (Riwayat Ahmad, Hakim, dan Ibnu Hibban. Didhaifkan al-Albani dan selainnya)

Dan dalam riwayat yang lain: “Barang siapa yang menggantungkan tamimah maka ia telah berbuat syirik.” (Riwayat Ahmad dalam musnadnya, Hakim dalam Mustadrak, Mundzir dalam Targhib wattarhib. Dishahihkan al-Albani dalam Silsilatil Ahaditsish Shahih no. 492)

Penjelasan per-kata

Tamimah : sesuatu yang dikalungkan sebagai penangkal atau pengusir penyakit, pengaruh jahat yang disebabkan oleh rasa dengki seseorang, dan lain sebagainya. Termasuk dalam pengertian ini adalah jimat.

Wada’ah : sesuatu yang diambil dari laut, menyerupai rumah kerang, menurut anggapan orang orang jahiliyah dapat digunakan sebagai penangkal penyakit. Termasuk dalam pengertian ini adalah jimat.

Penjelasan global

Seorang shahabat nabi, Uqbah bin Amir Radhiallahu’anhu, mengkabarkan kepada kita dalam hadits ini bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam mendoakan atas setiap orang yang mengkalungkan jimat dengan keyakinan benda tersebut bisa mendatangkan manfaat, maka Allah Subhanahu wata’ala tidak akan menyempurnakan urusannya bahkan mengharamkannya dari kemudahan dan ketenangan. Dan mengkabarkan bahwa perbuatan seperti ini adalah bathil.

Bahkan mengkabarkan kepada kita dalam hadits berikutnya bahwa jimat itu syirik karena pemiliknya berkeyakinan benda tersebut bisa mendatangkan manfaat, bukannya Allah Ta’ala.

Faidah Ayat ini

1. Menafikan keyakinan bahwa jimat itu bisa mendatangkan manfaat.
2. Bolehnya mendoakan kejelekan atas pelaku kemaksiatan secara umum.
3. Bahwa sebagian shahabat ternyata ada yang masih bodoh tentang tauhid, lantas bagaimana dengan generasi setelah mereka, terlebih di jaman kita?!
4. Bahwa jimat merupakan salah satu benda kesyirikan.

Hadits ini menunjukkan bahwa mengkalungkan jimat dengan keyakinan benda tersebut bisa mendatangkan manfaat adalah perbuatan syirik. Karena yang mendatangkan manfaat dan menangkal mudharat hanya kekhususan Allah Azza wajalla yang mampu melakukanya. Dan mencarinya dari selain Allah Azza wajalla adalah perbuatan syirik.

[Dinukil dari kitab Al Jadid Syarhu Kitabut Tauhid, Karya Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman Al Qar’awi, hal. 84-86]

Baca juga 5 artikel terakhir di Blog Sunniy Salafy:

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Al Jadid Syarah Kitabut Tauhid, Tauhid Prioritas Utama
One comment on “Memakai Jimat untuk Mendatangkan Manfaat dan Menangkal Bahaya Adalah Perbuatan Syirik
  1. rayyanudin66 mengatakan:

    Terkirim dari Samsung Mobile

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image