Berilah Anakmu ASI (Air Susu Ibu)

asy-Syaikh Abdussalam bin Abdillah as-Sulaiman

Hendaknya para ibu membantu (dalam rangka mendidik anak shalih) dengan menyusui anak-anak mereka sampai disapih.

Manfaat Air Susu Ibu

Dengannya akan berdampak besar pada tumbuh kembang bayi dan kesehatannya, dan Allah Subhanahu wata’ala telah membimbing para ibu untuk menyusui anak-anak mereka selama dua tahun dengan sempurna bagi siapa yang ingin menyempurnakan masa menyusuinya.

Allah Ta’ala berfirman,

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.” (al-Baqarah: 233)

Hal ini dikarenakan bayi bisa menyusui dengan ibu pada dua puting susunya (secara bergantian) yang mana bayi sangat membutuhkannya.

Dan telah tsabit, para dokter mengatakan bahwasanya di sana meningkatnya jumlah bayi dan anak-anak yang sakit ternyata disebabkan mereka hanya diberi susu sapi formula. Lagipula ASI itu bermanfaat bagi ibu demi kesehatan rahim pasca melahirkan.

Sebagaimana Islam memotivasi para ibu untuk memberi ASI pada bayi mereka, maka boleh bagi para ibu yang menyusui anaknya untuk tidak berpuasa pada bulan Ramadhan apabila puasanya itu memberi pengaruh kepada air susunya.

Antara ASI dengan susu sapi formula

Dan di antara penyebab maraknya anak-anak yang tidak mempedulikan ibu mereka dan maraknya tindakan durhaka di masa kini, dikarenakan mereka tidak diberi ASI namun banyak diberi susu sapi formula.

Manakala menyusui itu berdampak terhadap karakter anak yang disusui, maka sungguh Rasulullah Shallallahu’alaihi wasalam melarang untuk menyusu dengan yang rusak dan jahat.

Tatkala mengomentari hadits, “Karena penyusuan akan berdampak pada karakter.”
Berkata Syaikh Abdurrahman bin Muhammad bin Qasim Rahimahullah, “Dan telah ditetapkan bahwasanya barangsiapa yang menyusu pada wanita rusak dan jahat akan tumbuh menjadi anak yang rusak dan jahat, dan barangsapa yang menyusu pada wanita yang akhlaknya buruk akan memiliki sifat dengannya, dan barangsiapa yang menyusu pada susu hewan akan tumbuh seperti hewan.” (Hasyiah ar-Raudh, 7/106)

Maka bagaimana dengan anak yang diberi susu sapi, yang tidak diketahui sumbernya dan tidak pula diketahui jenis sapinya?!

[Dinukil dari Kitab Tarbiyatul Aulad fii Dhaui al-Kitabi wa as-Sunnati, Penulis Abdussalam bin Abdillah as-Sulaiman, Taqdim Syaikh Shalih Fauzan, hal. 40-42]

Baca juga 5 artikel terakhir di Blog Sunniy Salafy:

Iklan

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Potret Keluarga, Tarbiyatul Aulad

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image