Tidah Boleh Bergantung Kepada Benda-Benda yang Dianggap Memiliki Karamah

Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman Al Qar’awi

Dalam hadits marfu’ dari Abdullah bin ‘Ukaim Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

مَن تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ

“Barang siapa yang menggantungkan sesuatu (dengan anggapan bahwa barang tersebut bermanfaat atau dapat melindungi dirinya), maka Allah akan menjadikan orang tersebut selalu bergantung kepadanya.”(HR. Ahmad dan At Tirmidzi)

Penjelasan per-kata

Barang siapa yang menggantungkan sesuatu: Yakni menggantungkan harapan dan ketakutan dengannya.
Maka Allah akan menjadikan orang tersebut selalu bergantung kepadanya: Yakni Allah akan mengacuhkan urusannya. Barangsiapa yang mengandalkan Allah akan kebutuhan-kebutuhannya maka Allah akan menjaganya dan memudahkan segala urusannya dan barangsiapa yang mengandalkan benda-benda yang dianggap keramat maka Allah akan menghinakannya.

Penjelasan global

Abdullah bin ‘Ukaim mengkabarkan kepada kita bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam memberitahunya bahwa barangsiapa mengandalkan sesuatu benda yang dianggap keramat maka Allah tidak mempedulikan urusannnya.
Maka barangsiapa yang menggantungkan kebutuhan-kebutuhannya kepada Allah maka Allah akan membuka celah baginya dan memudahkan urusannya, sedangkan orang yang bergantung kepada selain Allah maka Allah akan mengacuhkan dan menghinakannya karena segala yang baik dengan bantuan dari Allah dan tidakah didapatkan dari siapapun selain-Nya.

Faidah hadits ini

1. Wajibnya bertawakkal kepada Allah Azza wajalla, namun ini tidak menafikan usaha yang dibolehkan dan disyariatkan (spt berusaha dan bekerja)
2. Kehinaan bagi orang yang berpaling dari Allah Azza wajalla dan mencari kemanfaatan dari selain-Nya (bergantung kepada benda-benda mati yang dianggap keramat).

[Dinukil dari kitab Al Jadid Syarhu Kitabut Tauhid, Penulis Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman Al Qar’awi, hal. 93]

Baca juga 5 artikel terakhir di Blog Sunniy Salafy:

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Al Jadid Syarah Kitabut Tauhid, Tauhid Prioritas Utama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image