Hukuman Mati Bagi Para Tukang Sihir, Dukun, Paranormal, dan Yang Semakna Dengannya (Bagian 2)

asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman al-Qar’awi

Bagian 2

Diriwayatkan dalam kitab Shahih Bukhari dari Bajalah bin Abdah at-Tamimi, ia berkata : “Umar bin Khaththab radhiyallahu’anhu telah mewajibkan untuk menghukum mati setiap tukang sihir (termasuk di dalamnya dukun, paranormal, dan yang semakna dengannya) laki-laki maupun perempuan. “ Kemudian Bajalah bin Abdah at-Tamimi berkata, “Maka kami telah menghukum mati tiga tukang sihir.” (Riwayat Bukhari, Fathul Baari 6/3156)

Juga diriwayatkan dalam kitab Shahih Bukhari dari Hafshah radhiyallahu’anha, bahwasanya dia telah memerintahkan untuk menghukum mati budak perempuannya yang telah menyihirnya, maka dihukum matilah budak perempuannya itu. Demikian pula diriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Jundub.

Imam Ahmad bin Hanbal berkata : “Diriwayatkan dalam hadits shahih, bahwa hukuman mati terhadap tukang sihir (termasuk di dalamnya dukun, paranormal, dan yang semakna dengannya) telah dilakukan oleh tiga orang sahabat Nabi (Umar, Hafshah, dan Jundub) radhiyallahu’anhum.” (Musnad Ahmad)

Atsar di atas menjelaskan kepada kita bahwasanya para shahabat telah merealisasikan hukum mati terhadap tukar sihir (termasuk di dalamnya dukun, paranormal, dan yang semakna dengannya).

[Dinukil dari kitab al-Jadid Syarhu Kitabut Tauhid, Penulis asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz Sulaiman al-Qar’awi, hal. 228]

Baca juga 5 artikel terakhir di Blog Sunniy Salafy:

Kami adalah penuntut ilmu, seorang sunniy salafy

Ditulis dalam Al Jadid Syarah Kitabut Tauhid, Tauhid Prioritas Utama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KALENDER HIJRIAH

"Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan manhaj Salafus Shalih, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan (menurut) kesepakatan para ulama karena sesungguhnya manhaj Salafus Shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab Al Fatawa 4/149)

:: Pengunjung Blog Sunniy Salafy disarankan menggunakan Google Chrome [Klik disini] supaya daya jelajah anda lebih cepat ::

Radio Sunniy Salafy

Kategori
Permata Salaf

image