Sana’a – Pasukan dari Garda Republik Yaman pada hari Rabu bersiap untuk merebut kembali sebuah kota penting yang direbut oleh militan yang terkait dengan al-Qaeda, situs berita Yaman Baraqesh News melaporkan.
Pemimpin suku di kota Rada’a, 150 kilometer sebelah tenggara ibukota Sana’a, sedang mencoba membujuk kepala militan, Tariq Al-Dahab untuk keluar dari kota damai tersebut, situs tersebut melaporkan, mengutip sumber lokal.

Berdasarkan rilis pemerintah, Al-Dahab telah sepakat untuk keluar dari kota dengan menukar sekitar 400 tahanan, termasuk saudaranya, tambah sumber.
Al-Dahab adalah teman dekat syaikh al-Qaeda di Yaman, Anwar al-Awlaki, yang tewas dalam serangan udara kafir AS bulan Syawal 1432H / September lalu.
Lebih dari 200 khawarij bersenjata pekan ini menangkap posisi tentara dan istana al-Amiriya yang terkenal di Rada’a, menjadikan kota tersebut terdekat dari Sana’a untuk dikendalikan oleh militan yang berafiliasi dengan al-Qaeda.
Khawarij al-Qaeda telah mengambil keuntungan dari kekacauan politik yang melanda Yaman sejak Shafar 1432H / Februari lalu untuk memperluas pengaruh mereka di selatan.
bikyamasr
Filed under: Al Qaeda, Bom, Bom Bunuh Diri, Jihad Fii Sabilillah, Kafir, Khawarij, Peledakan, Pengeboman, Syahid, Teroris, Terorisme, Timur Tengah, Yaman
















semoga alloh menghancurkan khowarij
Wah dari pada begini,lebih baik bergabung aja ya mereka untuk memerangi Amerika diJazirah Arabia dan membebaskan bumi Palestin dari cengkraman Yahudi.Tapi mereka berani ngga ya ?Karena ada sebagian manusia yang telah menjadikan Amerika sebagai Tuhannya.Mereka lebih takut dengan Amerika dibandingkan dengan Allah.Mereka lebih takut diserang Amerika dibandingkan mendapat Azab dari Allah.