Posted on 24 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
HADIRILAH!!! Kajian Pekan ke-5 di Masjid Al I’tisham Jakarta
Bedah Buku:
PANDUAN PUASA RAMADHAN DI BAWAH NAUNGAN AL QURAN DAN ASSUNNAH
Karya: Al Ustadz Dzulqarnain
Pembahas:
Al Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain Al Makassari
Hari: Sabtu, 31 Juli 2010
Waktu: Pkl. 09.00 – Ashar
Tempat:
Masjid Al-I’tisham, Jalan Jendral Sudirman – Dukuh Atas – Jakarta
(Belakang Bank Muamalat / Hotel Shangrila)
Kontak Person:
Abu Bakar 021 92812630
Munir 081210005551
Abu Shafi 0811916896
DIarsipkan di bawah: Akhlak Salaf, Al Manhaj As Salafus Shalih, Aqidah Ahlus Sunnah, Biografi Ulama, DAKWAH SALAFIYAH, Demokrasi dan Pemilu, Doa dan Dzikir Shahih, Firqah Hizbiyah, Hidupkan Sunnah, INFO SUNNIY, Ilmu dan Ulama, Jihad Fii Sabilillah, Kisah Sahabat, Kitab Riyadhus Shalihin, MAKTABAH SALAF, Matikan Bid'ah, Maulid Nabi, Penegakan Khilafah, Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari, Potret Keluarga, RISALAH SUNNIY, Renungan Salaf, Sufisme Tasawuf, Syarah Aqidah Al Wasithiyah, TAZKIYATUN NUFUS, Tauhid Prioritas Utama, Tokoh Teladan, Urgensi Dakwah, shufi, sufi | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 22 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Al Ustadzah Ummu Ishaq Al Atsariyyah
Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan ditanya: Pada usia berapa anak sudah harus saya ajarkan tentang perkara agama?
Beliau hafizhahullah menjawab,
“Pengajaran terhadap anak sudah harus dimulai ketika mereka telah mencapai usia tamyiz1. Tentunya dimulai dengan tarbiyah diniyah (pendidikan agama), berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ، وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ
“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk mengerjakan shalat ketika mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka bila pada usia sepuluh tahun tidak mengerjakan shalat, serta pisahkanlah mereka di tempat tidurnya.”2
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama, Potret Keluarga | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 22 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Al Ustadz Ahmad Hamdani Ibnu Muslim
Menyelami karya-karya Ibnu Taimiyah, seorang ‘alim Ahlus Sunnah dalam seluruh cabang keilmuan, ibarat berenang di samudera yang dalam tak bertepi. Fatwa-fatwa dan bukunya menjadi rujukan para pencari ilmu dan ulama yang sejaman maupun yang setelahnya hingga sekarang. Beliau diakui sebagai ahli dalam ilmu tafsir, hadits, bahasa Arab, akhlak, etika, hati, fiqih, ra’yu (akal), siyasah syar’iyyah, dan ilmu-ilmu lainnya. Bahkan ilmu-ilmu pengetahuan alam dan manusia pun beliau kuasai dengan baik.
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Biografi Ulama, Ilmu dan Ulama, Tokoh Teladan | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 22 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Abu Darda radhiallahu‘anhu berkata, "Engkau tidak akan menjadi seorang ‘alim hingga engkau menjadi orang yang belajar. Dan engkau tidak dianggap ‘alim tentang suatu ilmu, sampai engkau mengamalkannya".
Ali radhiallahu‘anhu berkata, "Ilmu membisikkan untuk diamalkan kalau seorang menyambut (maka ilmu itu akan bertahan bersama dirinya). Bila tidak demikian maka ilmu itu akan pergi".
Al Fudhail bin Iyadh rahimahullah berkata, "Seorang ‘alim senantiasa dalam keadaan bodoh hingga dia mengamalkan ilmunya. Bila dia sudah mengamalkannya, barulah ia menjadi ‘alim".
(Diambil dari ‘Awa’iq Ath Thalab, hal 17-18)
[Dinukil dari Majalah Asy Syariah, edisi No 45/IV/1429 H/2008]
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 20 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Batubara (voa-islam.com) – Menanggapi maraknya seminar aktivasi otak tengah yang biayanya jutaan rupiah, Guru besar dari Universitas Negeri Medan (Unimed) Profesor Syaiful Sagala mengimbau masyarakat Sumatera Utara (Sumut) agar lebih berhati-hati mengikuti apa yang disebut sebagai program pemberdayaan otak tengah.
Program ini kini mulai menjamur di tengah masyarakat, khususnya di kalangan siswa sekolah. “Dalam dunia pendidikan sama sekali tidak dikenal adanya metode pemberdayaan otak tengah. Lagipula, itu katanya disebut dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa. Tidakadaitu,”tutur Syaiful Sagala. Sejauh ini metode pemberdayaan otak tengah belum teruji. Itulah yang menuntut kehati-hatian.”
…’’Kalau ada yang bilang bahwa otak tengah itu ada, itu bohong. Sejauh saya jadi dokter dalam anatomi tubuh manusia, tidak ada otak tengah itu. Saya berani bilang itu tidak dapat dipertanggungjawabkan,” papar Surya Darma…
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Aqidah Ahlus Sunnah, INFO SUNNIY, Ilmu dan Ulama, Matikan Bid'ah, Tauhid Prioritas Utama, Urgensi Dakwah | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 20 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Al Imam Abu Zakariya An Nawawi
Merendah hati dalam belajar
Termasuk adab penuntut ilmu ialah menjalani hal-hal yang menyibukkan sehingga tidak boleh memusatkan perhatian untuk belajar, kecuali hal yang mesti dilakukan karena keperluan. Hendaklah dia membersihkan hatinya dari kotoran-kotoran dosa supaya bisa menerima Al Qur’an, manghafal, dan memanfaatkannya.
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,
أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ
"Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati (Riwayat Bukhari Muslim)
Sungguh baik perkataan orang yang mengatakan: “Hati itu menjadi baik dengan ilmu sebagaimana bumi menjadi baik karena dijadikan pertanian.”
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Akhlak Salaf, Ilmu dan Ulama | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 19 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Asy Syaikh Anas Ahmad Karzun
Kebanyakan yang menjadikan penuntut ilmu berpaling (sehingga terhalang dari ilmu) adalah permasalahan-permasalahan yang membuat dia musykilah (samar) atau kebingungan, maka ketika itu wajib baginya untuk menanyakannya kepada ulama dengan meminta bimbingan, beradab terhadap mereka, dan tawadhu’ di depan mereka.
Allah Ta’ala berfirman,
فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ
"Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kalian tidak mengetahui." (An Nahl: 43)
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 15 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin
Syaikh Utsaimin pernah ditanya: Manakah yang lebih utama, menekuni ilmu ataukah terjun ke medan jihad di jalan Allah ?
Jawab
Adapun ilmu karena keberadaannya sebagai ilmu maka dia itu lebih utama daripada berjihad di jalan Allah. Karena seluruh umat manusia senantiasa memerlukan ilmu. Sehingga Imam Ahmad pun mengatakan, "Ilmu itu tidak akan bisa ditandingi oleh apapun, yaitu bagi orang yang niatnya benar.”
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama, Jihad Fii Sabilillah | 1 Komentar »
Posted on 15 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Asy Syaikh Ibrahim bin Amir Ar Ruhaily
Meskipun riwayat merupakan bagian dari mencari ilmu, namun periwayatan memiliki hukum khusus. Maka para ulama ahli hadits hanya mengacu pada kejujuran perawi tanpa melihat status lain, yang penting muslim.
Sebab cara untuk memilah antara hadits shahih dengan yang dhaif hanya dengan cara itu, sehingga sangat mungkin hadits dari ahli sunnah tertolak karena pendusta. Terkadang riwayat ahli bid’ah ditolak untuk menjaga sunnah atau menghalau kebid’ahan karena perawinya propagandis kebid’ahan.
Adapun masalah mencari ilmu dari ahli bid’ah untuk memahami penjelasan dan tafsir nash-nash serta menelusuri hukum-hukumnya, berbeda dengan riwayat, bisa jadi masalah ilmu tidak mementingkan kejujuran ahli id’ah. Hanya perlu diperhatikan pengaruh kebid’ahan kepada murid dan jenis ilmu yang diajarkan.
Jika kita memperhatikan beberapa atsar dari para ulama salaf, tampak jelas peringatan mereka dalam menuntut ilmu dari ahli bid’ah.
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Firqah Hizbiyah, Ilmu dan Ulama, Matikan Bid'ah | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 14 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
TAUHID MEMBAWA RAHMAT
Asy Syaikh Muhammad bin Umar Bazamul
(Dosen Universitas Ummul Qura Makkah)
Sabtu, 4 Sya’ban 1431 H | 17 Juli 2010
Pkl. 09.00 sd 14.00 WIB
Masjid Al Azhar Jakasampurna Kalimalang, Bekasi
Informasi:
Abu Sofi Agung a 0811916896
Abu Bakar a 021 92812630
Nantikan siaran langsungnya di annashradio.com

DIarsipkan di bawah: Akhlak Salaf, Al Manhaj As Salafus Shalih, Aqidah Ahlus Sunnah, Biografi Ulama, DAKWAH SALAFIYAH, Demokrasi dan Pemilu, Doa dan Dzikir Shahih, Firqah Hizbiyah, Hidupkan Sunnah, INFO SUNNIY, Ilmu dan Ulama, Jihad Fii Sabilillah, Kisah Sahabat, Matikan Bid'ah, Maulid Nabi, Penegakan Khilafah, Potret Keluarga, RISALAH SUNNIY, Renungan Salaf, Sufisme Tasawuf, Syarah Aqidah Al Wasithiyah, TAZKIYATUN NUFUS, Tauhid Prioritas Utama, Tokoh Teladan, Urgensi Dakwah, shufi, sufi | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 14 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Ummu Harun As Salafiyyah
Di waktu Shubuh sebagaimana biasa abinya Harun mengulang kembali hafalan hadits. Hadits yang dibaca pada waktu itu adalah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوْصِنِي، قَالَ : لاَ تَغْضَبْ فَرَدَّدَ مِرَاراً، قَالَ: لاَ تَغْضَبْ
Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu bahwasanya seseorang bertanya kepada Nabi shallallahu‘alaihi wasallam, "Berilah aku nasihat." Beliau bersabda, "Jangan engkau marah." Orang itu menanyakan hal itu berulang kali, beliau bersabda, "Jangan engkau marah." (Riwayat Bukhari)
Harun (3 th) yang sudah terbangun mengikuti ucapan abinya dan berucap, "Laa taghdhob jangan engkau marah". Semenjak saat itu ia sering sekali mengucapkan kata itu, "Laa taghdhob jangan engkau marah".
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama, Jihad Fii Sabilillah, Potret Keluarga, Urgensi Dakwah | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 13 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin
Dalam kitab Riyadhus Shalihin Kitabul Ilmi Al Imam An Nawawi menyebutkan hadits nabi shallalahu’alaihi wasallam dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,
مَنْ دَعَاإِلىٰ هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الاَجْرِمِثْلُ أُجُرِمَنْ تَبِعَهُ لاَيَنْقُصُ ذٰلِكَ مِنْ اُجُوْرِهِمْ شَيْئًا
“Barang siapa menyeru kepada hidayah (petunjuk) maka baginya pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dari pahala mereka sedikitpun.” (H.R Muslim)
Kandungan Hadits
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama, Kitab Riyadhus Shalihin | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 13 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin
Dalam kitab Riyadhus Shalihin Kitabul Ilmi Al Imam An Nawawi menyebutkan hadits nabi shallalahu’alaihi wasallam,
وَعَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ قَالَ:وَمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًايَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا,سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ
Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (H.R Muslim)
Kandungan Hadits
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama, Jihad Fii Sabilillah, Kitab Riyadhus Shalihin | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 9 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin
Dalam kitab Riyadhus Shalihin Kitabul Ilmi Al Imam An Nawawi menyebutkan hadits nabi shallalahu’alaihi wasallam dari Abi Musa radhiallahu’anhu, dia berkata Nabi shalallahu’alaihi wasallam bersabda,
مَثَلُ مَا بَعَثَنِي اللَّهُ بِهِ مِنَ الْهُدَى وَالْعِلْمِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَصَابَ أَرْضًا فَكَانَتْ مِنْهَا طَائِفَةٌ طَيِبَةٌ قَبِلَتِ الْمَاءَ، فَأَنْبَتَتِ الْكَلأَ وَالْعُشْبَ الْكَثِيْرَ، وَكَانَ مِنْهَا أَجَادِبُ أَمْسَكَتِ الْمَاءَ، فَنَفَعَ اللَّهُ بِهَا النَاسَ فَشَرِبُوْا مِنْهَا وَسَقُوْا وَزَرَعُوا، وَأَصَابَ طَائِفَةً مِنْهَا أُخْرَى إِنَمَا هِيَ قِيْعَانٌ لاَ تُمْسِكُ مَاءً وَلاَ تُنْبِتُ كَلأَ؛ فَذَلِكَ مَثَلُ مَنْ فَقُهَ فِي دِيْنِ اللَّهِ وَنَفَعَهُ مَا بَعَثَنِي اللَّهُ بِهِ فَعَلِمَ وَعَلّمَ، وَمَثَلُ مَنْ لَمْ يَرْفَعْ بِذَلِكَ رَأْسًا وَلَمْ يَقْبَلْ هُدَى اللَّهِ اَلذِي أُرْسِلْتُ بِهِ
“Perumpamaan petunjuk dan ilmu pengetahuan yang oleh karena itu Allah mengutus aku untuk menyampaikanya, seperti hujan lebat jatuh ke bumi; bumi itu ada yang subur, menyerap air, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rumput-rumput yang banyak. Ada pula yang keras tidak menyerap air sehingga tergenang, maka Allah memberi manfaat dengan hal itu kepada manusia. Mereka dapat minum dan memberi minum (binatang ternak dan sebagainya), dan untuk bercocok tanam. Ada pula hujan yang jatuh kebagian lain, yaitu di atas tanah yang tidak menggenangkan air dan tidak pula menumbuhkan rumput. Begitulah perumpamaan orang yang belajar agama, yang mau memanfaatkan sesuatu yang oleh karena itu Allah mengutus aku menyampaikannya, dipelajarinya dan diajarkannya. Begitu pula perumpamaan orang yang tidak mau memikirkan dan mengambil peduli dengan petunjuk Allah, yang aku diutus untuk menyampaikannya.” (Muttafaqun’alaih)
Abu Abdillah berkata bahwa Ishaq berkata, "Dan ada diantara bagian bumi yang digenangi air, tapi tidak menyerap."
Kandungan Hadits
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama, Kitab Riyadhus Shalihin | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 9 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin
Syaikh –semoga Allah mengampuninya- ditanya: “Bagaimana pendapat anda tentang sebagian orang yang mencela dua Al Hafizh: An Nawawi dan Ibnu Hajar, dan (mengatakan) bahwa mereka berdua termasuk Ahlul Bid’ah? Dan apakah ada perbedaan antara kesalahan dalam hal ilmu dan amalan?
Jawab
Sesungguhnya dua Al Hafizh (Yakni Imam An Nawawi dan Imam Ibnu Hajar Al ‘Asqalani) kedua-duanya telah memberikan kebaikan dan manfaat yang besar bagi kaum muslimin. Akan tetapi keduanya terjatuh dalam kesalahan dalam menakwilkan sebagian nash-nash tentang Sifat (Allah). (Namun kesalahan) itu terendam oleh keutamaan-keutamaan dan manfaat-manfaat yang berlimpah dari mereka berdua. Kita tidak menyangka bahwa apa yang menimpa mereka berdua kecuali berasal dari ijtihad dan takwil, dalam pikiran mereka.
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Aqidah Ahlus Sunnah, Biografi Ulama, Firqah Hizbiyah, Ilmu dan Ulama, Matikan Bid'ah, Tauhid Prioritas Utama, Tokoh Teladan | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 8 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman Bintu ‘Imran
Dunia, memang masih menjadi orientasi utama banyak orang. Tak heran, harta yang berlimpah, jabatan, popularitas, dan berbagai bentuk kesenangan lainnya menjadi buruan manusia siang malam. Padahal dunia adalah fatamorgana, kesenangan yang dirasakan akan menyisakan kehampaan, kepedihan, dan keletihan. Hanya ilmu agama yang bisa meredam ambisi manusia terhadap sifat serakah terhadap dunia.
Siapa yang tak mengharapkan anaknya menjadi seorang yang punya kedudukan? Sepertinya, hampir tak ada orangtua yang tak memiliki bayangan cita-cita setinggi langit untuk anak mereka. Biasanya, sejak si anak masih dalam buaian, mereka telah menyimpan berbagai keinginan dan harapan. Pokoknya, yang terbaiklah yang ada dalam angan-angan. "Semoga anakku menjadi ‘orang’, semoga memiliki masa depan yang lebih baik dari pada ibu bapaknya, semoga jadi orang yang paling ini, paling itu …." dan sejuta lambungan ‘semoga’ yang lainnya.
Tak berhenti sampai di situ, bahkan segala yang dapat mendukung tercapainya cita-cita itu pun turut disediakan sejak dini. Mulai dari tabungan biaya pendidikan, sampai prasarana yang diperkirakan menunjang pun disiapkan baik-baik. Berbagai pendidikan prasekolah pun diikuti agar melicinkan jalan si anak memperoleh cita-citanya atau justru cita-cita orangtuanya.
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama, Potret Keluarga, Urgensi Dakwah | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 8 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin
Syaikh Utsaimin pernah ditanya: Seorang penuntut ilmu yg masih pemula, apakah dia memulai menuntut ilmu dengan mempelajari dalil ataukah cukup bertaqlid dengan salah satu madzhab, apa nasihatmu untuk mereka?
Jawab
Wajib bagi seorang penuntut ilmu yang masih pemula untuk mempelajari dalil sesuai kadar kesanggupannya. Karena hal inilah yang dituntut agar mereka sampai kepada dalil, agar mereka bisa latihan mencari dalil dan mengetahui cara beristidlal. Maka jadilah ia seorang yang berjalan menuju Allah Ta’ala dengan bashirah dan burhan.
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Al Manhaj As Salafus Shalih, Firqah Hizbiyah, Ilmu dan Ulama, Matikan Bid'ah, Urgensi Dakwah | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 6 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Abu Harun As Salafy
Di hari Ahad sepulang dari taklim rutin, aku mampir di sebuah masjid untuk menunaikan sholat Maghrib. Sambil menunggu adzan Maghrib aku melihat mading di masjid tersebut dan tersebutlah sebuah pamflet pembukaan kajian rutin. Mataku tertuju dengan nama ustadz yang membawakan materi. Nama itu.. aku begitu mengenalnya dan tidak asing bagiku. Ingatanku melayang di masa-masa SMP-SMU. Apakah mungkin ustadz yang tertera itu adalah sahabat sekolahku dulu ?? Setelah selesai membaca pamflet aku niatkan untuk hadir dan melihat siapakah ustadz itu apakah benar sahabatku, teman sekolahku dulu.
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Akhlak Salaf, Al Manhaj As Salafus Shalih, Ilmu dan Ulama, Renungan Salaf, Urgensi Dakwah | 3 Komentar - komentar »
Posted on 2 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al Atsari
Tidaklah manusia diciptakan dengan sia-sia dan ditinggalkan begitu saja. Dibiarkan hidup bebas tanpa ada aturan, tidak diperintah dan tidak dilarang. Allah berfirman:
أَيَحْسَبُ الإِنْسَانُ أَنْ يُتْرَكَ سُدًى
"Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?" (Al-Qiyaamah: 36) Yaitu tidak diperintah dan tidak dilarang, tidak diberi pahala dan tidak disiksa?
Ini adalah perkiraan yang bathil dan sangkaan kepada Allah dengan apa-apa yang tidak layak berdasarkan hikmah-Nya. (Lihat Taisiirul Kariimir Rahmaan hal. 833)
Akan tetapi dia diciptakan untuk tujuan agung yaitu beribadah kepada Dzat yang telah menciptakannya, Allah ‘Azza Wa Jalla.
Allah Ta’ala berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku." (Adz-Dzaariyaat: 56)
Definisi Ibadah
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama | Tinggalkan sebuah komentar »
Posted on 1 Juli 2010 by Admin Blog Sunniy Salafy
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin
Syaikh -semoga Allah merahmatinya- pernah ditanya: "Apakah saran anda tentang pemanfaatan waktu dan bagaimana cara menjaganya agar tidak terbuang sia-sia?"
Jawab
Para penuntut ilmu sudah semestinya menjaga waktunya agar tidak terbuang sia-sia. Sedangkan penyia-nyiaan waktu itu memiliki beberapa bentuk:
Pertama, tidak mau mengingat-ingat pelajaran dan tidak membaca lagi apa yang sudah pernah dipelajari.
Kedua, duduk-duduk bersama dengan teman-temannya dan membicarakan permasalahan yang sia-sia dan tidak berfaedah.
(selengkapnya…)
DIarsipkan di bawah: Ilmu dan Ulama | Tinggalkan sebuah komentar »